Musim Formula 1 2026 akhirnya menemui titik terang setelah CEO Stefano Domenicali memberikan jaminan kuat bahwa seri penutup di Timur Tengah tidak mengalami perubahan. Di tengah dinamika kalender yang sempat memaksa penyelenggaraan GP Bahrain dipindah ke Sepang, Malaysia, manajemen memastikan GP Qatar dan Abu Dhabi tetap bergulir sesuai rencana awal akhir tahun ini.
Kekhawatiran sempat melingkupi paddock menyusul gangguan regional yang sebelumnya memaksa pembatalan serta pemindahan venue pada paruh pertama musim. Konflik di Timur Tengah sempat memengaruhi jalur logistik, wilayah udara, dan keamanan perjalanan. Namun, koordinasi intensif dan jaminan keamanan meyakinkan pihak promotor untuk mempertahankan rencana semula.
Pernyataan ini sekaligus mendinginkan spekulasi yang menyebutkan bahwa Sirkuit Imola disiapkan sebagai opsi darurat di Eropa jika perjalanan ke Teluk Persia terbukti tidak memungkinkan. Dengan persiapan matang dan dukungan penuh pemerintah setempat, F1 siap merampungkan kalender 23 seri yang ambisius ini tanpa hambatan tambahan.




Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!