SPONSORED

Smedley Usul 'Augmented Steward Group' Atasi Inkonsistensi F1

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Smedley Usul 'Augmented Steward Group' Atasi Inkonsistensi F1
TO NEWS OVERVIEW
Stewarding decisions in F1 have been met with criticism

Mantan insinyur Ferrari dan Williams, Rob Smedley, mengusulkan pembentukan 'augmented steward group' untuk mempercepat pengambilan keputusan selama Grand Prix Formula 1. Usulan ini muncul di tengah kritik tajam terhadap inkonsistensi steward yang belakangan ini menjadi sorotan.

F1 memang sedang diterpa badai kritik terkait keputusan steward yang dianggap tidak konsisten. Mulai dari komentar Lewis Hamilton soal penaltinya di GP Hungaria, hingga kontroversi podium Pierre Gasly di GP Monaco yang sempat dikembalikan lalu dicabut lagi. Semua ini membuat banyak pihak mempertanyakan efektivitas sistem pengawasan balapan.

Smedley, yang kini dikenal sebagai analis balap, berbicara dalam podcast High Performance Racing. Ia menyoroti seringnya keputusan ditunda hingga usai balapan. "Anda melihat pesan-pesan 'insiden akan diinvestigasi setelah balapan', dan Anda berpikir ini kan jelas," ujarnya. "Alasan mereka melakukan itu, jika Anda lihat ke belakang layar, karena semua steward sangat sibuk dengan balapan. Anda tidak bisa menghentikan balapan dan berkata, 'Biarkan steward memutuskan.' Tapi bisa ada augmented steward group yang mampu memproses ini jauh lebih cepat."

Aston Martin Confident for F1 2027 Turnaround After 2026 Lessons
Read AlsoAston Martin Confident for F1 2027 Turnaround After 2026 Lessons

Menurut Smedley, steward saat ini tidak memiliki kapasitas untuk memproses setiap insiden saat balapan berlangsung. Dengan adanya kelompok khusus yang menangani insiden selama balapan, keputusan bisa diambil lebih cepat dan tidak perlu menunggu hingga balapan usai. Ia juga menyarankan agar investigasi pasca-balapan hanya dilakukan untuk insiden yang benar-benar kompleks. "Saat setelah balapan, Anda tetap harus memiliki kemungkinan untuk diinvestigasi setelah balapan, tapi hanya untuk hal-hal yang benar-benar rumit. Seharusnya diproses begitu saja," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Smedley menjelaskan bahwa beberapa hal memang harus diperiksa setelah balapan karena sifatnya yang teknis. "Ada banyak kasus, kan? Keausan plank berlebih, sayap belakang dengan ketinggian salah, slot gap terlalu terbuka atau tertutup, underweight, semua itu harus dipertimbangkan," jelasnya. "Ini adalah olahraga teknis, dan karena itu, Anda hanya bisa mengarbitrase teknis olahraga setelah balapan karena Anda harus mengukurnya."

Jika usulan ini diterapkan, bukan tidak mungkin tingkat inkonsistensi keputusan bisa berkurang. Saat ini, FIA selaku otoritas balapan sering kali menjadi sasaran kritik dari tim, pembalap, dan penggemar. Dengan adanya augmented steward group, diharapkan keputusan bisa lebih konsisten dan cepat, sehingga tidak mengganggu jalannya balapan.

Usulan Smedley ini tentu menarik untuk dicermati. Apakah FIA akan mempertimbangkan ide ini? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. Yang jelas, para penggemar Formula 1 berharap ada perbaikan dalam sistem pengawasan balapan agar kontroversi serupa tidak terulang.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU