Perjuangan berat harus dilalui oleh Sami Pajari dalam rangkaian reli terkini setelah ia sukses merangsek naik dari posisi kelima ke peringkat ketiga klasemen harian. Meski posisi podium di depan mata, keuntungan tersebut sebagian besar datang akibat rival-rival di depannya yang mengalami masalah teknis maupun insiden di lintasan.
Bagi kebanyakan pereli, finis di posisi tiga besar tentu menjadi pencapaian yang sangat manis untuk dirayakan. Namun, situasi berbeda dirasakan oleh bintang muda pabrikan Toyota ini mengingat pertarungan gelar juara dunia WRC yang sangat ketat menuntut hasil yang jauh lebih dominan di setiap seri balapan.
Pemimpin klasemen sementara Elfyn Evans saat ini justru tertinggal di belakang Pajari pada posisi kelima. Kendati selisih perolehan poin perlahan mulai terpangkas, efisiensi pemangkasan angka tersebut dinilai masih belum cukup besar untuk mengancam posisi puncak secara signifikan menjelang akhir musim.

Menanggapi jalannya lomba, sang pereli asal Finlandia mengakui bahwa hari Sabtu tidak berjalan sesuai dengan proyeksi awal timnya di paddock. Ia merasa batas optimal kendaraannya sudah tercapai tanpa harus mengambil risiko terlalu besar yang justru membahayakan posisi poin penting.
Persaingan sengit dipastikan bakal memuncak pada hari Minggu penentuan esok hari. Mengingat karakter lintasan yang semakin kasar serta ambisi para rival memburu poin ekstra, drama dan insiden susulan di atas gravel diyakini masih sangat mungkin terjadi hingga garis finis.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!