Carlos Sainz menegaskan bahwa dirinya tidak pernah serius mempertimbangkan untuk meninggalkan Williams menyusul kabar yang mengaitkannya dengan Audi untuk musim 2027. Pembalap asal Spanyol itu baru saja menandatangani kontrak baru berdurasi multi-tahun bersama tim asal Grove, mengamankan masa depannya di tengah musim yang sulit.
Kabar tersebut muncul setelah Carlos Sainz dan rekan setimnya, Alexander Albon, memperpanjang kontrak mereka. Keputusan ini menjadi angin segar bagi prinsipal tim, James Vowles, yang sebelumnya mengaku khawatir kehilangan kedua pembalapnya. Musim 2026 memang berat bagi Williams; mobil FW48 kehilangan performa dan gagal mencetak poin dalam enam seri terakhir.
“Tidak, itu hanya rumor paddock biasa,” ujar Sainz dalam wawancara eksklusif dengan Motorsport.com. “Saya bisa konfirmasi bahwa tahun ini saya tidak pernah serius mempertimbangkan untuk pergi ke tempat lain.” Pernyataan ini sekaligus mematahkan spekulasi yang sempat mengaitkannya dengan proyek Audi, tim yang sebelumnya juga sempat ia pertimbangkan sebelum memilih Williams pada 2025.

Kontrak baru Sainz memang menarik perhatian. Jika Albon hanya menandatangani perpanjangan untuk 2027, Sainz mendapatkan kesepakatan “multi-tahun” yang mengisyaratkan durasi hingga setidaknya 2028. Namun, ia enggan berkomentar banyak saat ditanya apakah kontrak ini menutup peluangnya bergabung dengan tim papan atas di masa depan.
“Proses yang biasa adalah, sebelum menandatangani kontrak, Anda selalu menilai situasi secara keseluruhan,” jelas Sainz. “Tetapi ketika kami menaruh semuanya di atas meja, muncul aspek lain yang sangat penting bagi saya: Saya tidak pernah suka meninggalkan tim ketika sedang melalui masa sulit. Bukan karakter saya untuk pergi ke tempat lain jika situasinya justru memburuk sejak saya bergabung.”
Sainz mengakui bahwa musim ini jauh dari harapan, tetapi ia tetap teguh pada komitmennya terhadap proyek Williams. “Tidak ada seorang pun di tim yang senang dengan situasi saat ini, dan kami semua berusaha untuk mengubahnya secepat mungkin. Tapi, seperti yang saya katakan, bukan sifat saya untuk meninggalkan kapal ketika keadaan sulit,” pungkasnya.
Keputusan Sainz untuk bertahan memberikan stabilitas yang sangat dibutuhkan Williams di tengah badai performa. Dengan kontrak yang mengikat hingga 2028, tim kini memiliki fondasi pembalap yang solid untuk bangkit kembali, meski jalan menuju puncak masih panjang.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!