Fabio Quartararo mengaku kembali menemukan feeling yang sempat hilang dengan motor Yamaha usai tampil kompetitif pada sprint race MotoGP Prancis 2026 di Le Mans. Hasil tersebut menjadi perkembangan penting di tengah awal musim yang sulit bagi proyek motor V4 baru Yamaha.
Juara dunia MotoGP 2021 itu sebelumnya mengalami akhir pekan yang berat setelah hanya menempati posisi ke-17 pada sesi Practice hari Jumat. Hasil tersebut memaksanya harus memulai dari Q1, situasi yang semakin mengecewakan karena rekan setimnya, Alex Rins, berhasil langsung lolos ke Q2.
Namun Yamaha menunjukkan peningkatan performa signifikan pada hari Sabtu. Quartararo menjadi yang tercepat di FP2 sebelum berhasil lolos ke Q2 dan mengamankan posisi start keenam. Pada sprint race sepanjang 13 lap, pembalap Prancis itu mampu mempertahankan ritme dan finis di posisi kelima setelah bertahan dari tekanan Joan Mir.

Menurut Quartararo, performa tersebut sebenarnya tidak ia perkirakan sebelumnya mengingat kesulitan besar yang dialami Yamaha sepanjang awal musim 2026. Ia menilai perubahan feeling terhadap motor menjadi faktor utama di balik peningkatan performanya di Le Mans.
“Ya, saya senang karena kemarin benar-benar hari yang sulit. Kami tidak menyangka bisa cepat, dan pagi ini saya mampu mencatat pace dan lap yang sangat bagus,” ujar Quartararo kepada TNT Sports.
Meski finis di lima besar, Quartararo mengakui balapan tetap berjalan sulit ketika harus bertarung di tengah grup pembalap lain. Yamaha masih menghadapi keterbatasan performa, terutama dalam duel langsung dan akselerasi ketika keluar tikungan.
“Dalam balapan, ketika bersama pembalap lain, itu cukup sulit. Tetapi saya mampu menjaga konsistensi dan pace kami tidak terlalu buruk. Saya harus benar-benar memaksa diri, tetapi itu memang bagian dari pekerjaan,” lanjut Quartararo.
Pembalap Prancis tersebut juga menilai Yamaha akhirnya mulai menemukan kembali sebagian karakter motor yang sebelumnya hilang sejak pengembangan mesin V4 baru diperkenalkan. Adaptasi terhadap karakter power delivery dan grip belakang disebut menjadi salah satu tantangan terbesar Yamaha sepanjang awal musim.
“Saya rasa hari ini kami mulai menemukan kembali sedikit feeling itu. Jadi mari kita lihat apa yang bisa kami lakukan besok dalam kondisi yang berbeda. Kami harus menikmatinya,” katanya.
Quartararo sebelumnya mengaku sangat kecewa gagal langsung lolos ke Q2 pada Jumat karena merasa sebenarnya memiliki potensi lebih besar. Namun kerja tim Yamaha sepanjang Sabtu dinilai berhasil mengubah arah akhir pekan mereka secara signifikan.
“Kemarin saya cukup kecewa karena saya tahu kami punya sesuatu yang lebih, tetapi gagal masuk Q2. Bersama tim, kami melakukan pekerjaan yang sangat bagus untuk lolos ke Q2, start di baris kedua, dan menjalani balapan yang bagus.”
Performa di sprint Le Mans kini memberi Yamaha sedikit harapan setelah beberapa seri pertama yang sulit bersama proyek V4 baru mereka. Quartararo berharap perkembangan tersebut dapat berlanjut pada grand prix utama hari Minggu, terutama jika kondisi lintasan berubah akibat cuaca yang tidak stabil di Le Mans.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!