SPONSORED

Quartararo Merasa “Bodoh” Saat Yamaha Kalah Cepat

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Quartararo Merasa “Bodoh” Saat Yamaha Kalah Cepat TO NEWS OVERVIEW
© Michelin

Fabio Quartararo mengaku merasa “sedikit bodoh” selama Sprint Race MotoGP Catalunya setelah kembali kesulitan menghadapi kelemahan kecepatan lurus motor Yamaha.

Setelah memulai balapan dari posisi ketujuh, juara dunia MotoGP 2021 itu perlahan kehilangan posisi dan akhirnya finis di urutan ke-13 di Circuit de Barcelona-Catalunya.

Dari sisi teknis, masalah utama Yamaha kembali terlihat pada performa akselerasi dan top speed di lintasan lurus utama Barcelona, area yang menjadi kelemahan terbesar proyek V4 terbaru mereka.

MotoGP Catalunya Chaos as Two Red Flags Stop Barcelona Race
Read AlsoMotoGP Catalunya Chaos as Two Red Flags Stop Barcelona Race

Quartararo hanya mencatat kecepatan maksimum 351,7 km/jam selama Sprint, jauh tertinggal dari KTM milik Pedro Acosta yang mencapai 360 km/jam.

ADVERTISEMENT

Aprilia bahkan mampu menyentuh 358,8 km/jam bersama Ai Ogura, sementara Honda mencapai 357,6 km/jam melalui Diogo Moreira.

"Di sini kami sudah tahu dengan lintasan lurus panjang seperti ini… kemarin saya merasa sedikit bodoh!" ujar Quartararo saat rider parade Minggu pagi.

Pembalap Prancis itu menjelaskan bahwa dirinya hanya bisa mencoba memaksimalkan hasil dengan paket motor yang tersedia saat ini.

ADVERTISEMENT

"Saya hanya mencoba mengelola hasil terbaik yang mungkin," tambahnya.

Team principal Monster Yamaha, Massimo Meregalli, juga mengakui Quartararo kesulitan mempertahankan posisi ketika memasuki duel slipstream di lintasan lurus.

"Fabio tampil bagus saat kualifikasi dan start Sprint, tetapi dia kesulitan mempertahankan posisinya," kata Meregalli.

ADVERTISEMENT

Meski Sprint berlangsung buruk, Quartararo sempat menunjukkan respons positif dengan finis kedua pada sesi warm-up Minggu pagi di belakang Joan Mir.

Namun pembalap Yamaha itu tetap memperkirakan balapan utama akan berlangsung sulit karena kondisi grip lintasan diprediksi memburuk setelah race Moto2.

"Saat grip lintasan masih bagus seperti pagi ini, kami bisa cepat. Tetapi setelah Moto2 biasanya lintasan menjadi jauh lebih licin," jelas Quartararo.

ADVERTISEMENT

Di tengah kesulitan teknis Yamaha, Quartararo tetap mendapat dukungan besar dari fans Prancis yang memadati Barcelona bersama pendukung Johann Zarco.

"Jumlah bendera Prancis di sini benar-benar luar biasa. Banyak juga yang datang mendukung Johann, jadi saya sangat senang melihat dukungan ini," tutup Quartararo.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU