Marco Bezzecchi harus menelan pil pahit pada Sprint Race MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi. Memilih ban belakang medium yang sempat menjanjikan di latihan bebas, jagoan pabrikan Noale ini justru mendapati dirinya kehilangan kecepatan drastis dan finis di posisi keenam.
Keputusan kontroversial ini diambil setelah Bezzecchi tampil kompetitif menggunakan kompon yang sama pada sesi FP2 pagi hari. Namun, saat lampu start padam, skenario ideal tersebut langsung berantakan di atas asrama Motegi yang menuntut traksi tinggi.
Padahal, situasi awal sempat memberikan secercah harapan ketika kekacauan terjadi di tikungan pertama akibat insiden yang melibatkan Alex Marquez. Sayangnya, alih-alih memanfaatkan situasi untuk merangsek ke depan, pembalap asal Italia tersebut justru kedodoran dan gagal mengimbangi ritme rival-rivalnya.

Dilansir dari Motorsport.com, Bezzecchi mengaku sama sekali tidak paham mengapa ia kehilangan waktu hingga satu detik penuh per lap dibanding catatan waktunya saat latihan. Padahal, Jorge Martin selaku rekan setimnya mampu tampil konsisten dan mengamankan podium ketiga meski sempat mengalami kendala di penghujung lomba.
Kini, hasil minor di Motegi membuat Bezzecchi semakin tertinggal dalam persaingan perebutan gelar juara dunia. Kegagalan membaca karakteristik ban medium di paruh kedua lomba menjadi PR besar yang harus segera dievaluasi oleh tim jelang balapan utama hari Minggu.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!