WRC, Sportrik Media - Memasuki musim balap 2026, struktur pendapatan para pereli papan atas World Rally Championship mengalami perubahan signifikan. Pensiunnya beberapa nama besar serta munculnya pembalap generasi baru Rally1 menggeser keseimbangan finansial di puncak kejuaraan.

Thierry Neuville Jadi Pereli Bergaji Tertinggi
Berdasarkan estimasi industri motorsport internasional, Thierry Neuville saat ini memegang status sebagai pereli dengan gaji tertinggi di WRC 2026. Pembalap utama Hyundai Shell Mobis World Rally Team tersebut diperkirakan menerima gaji pokok sekitar USD 2 juta per musim, setara sekitar Rp31,4 miliar.
Nilai kontrak tersebut mencerminkan posisi Neuville sebagai figur sentral Hyundai Motorsport serta konsistensinya sebagai penantang gelar juara dunia dalam beberapa musim terakhir.

Sebastien Ogier Masih Terkaya dari Akumulasi Karier
Meski hanya menjalani program paruh waktu pada 2026 bersama Toyota Gazoo Racing World Rally Team, Sebastien Ogier tetap menjadi pereli dengan kekayaan bersih terbesar di antara pembalap aktif.
Dengan delapan gelar juara dunia, Ogier mengakumulasi pendapatan puluhan juta euro dari gaji pabrikan dan kontrak sponsor pribadi sepanjang lebih dari satu dekade, membuat total kekayaannya jauh melampaui para rivalnya saat ini.

Kalle Rovanpera Akhiri Era Kontrak Rekor WRC
Salah satu kejutan finansial terbesar pada awal 2026 adalah keputusan Kalle Rovanpera untuk meninggalkan WRC dan mengejar tantangan baru di balap single seater.
Sebelum hengkang, Rovanpera merupakan salah satu pereli dengan bayaran tertinggi di Toyota, dengan estimasi pendapatan mencapai EUR 6 juta per tahun, setara sekitar Rp101 miliar termasuk bonus. Kepindahannya menandai berakhirnya era kontrak terbesar yang pernah diterima pereli muda di WRC.
Estimasi Pendapatan Pereli Utama WRC 2026
Berikut gambaran estimasi gaji pokok pereli Rally1 utama musim 2026, telah dikonversi ke rupiah (kurs ± Rp15.700 per USD):
- Thierry Neuville (Hyundai):
USD 2.000.000+ ≈ Rp31,4 miliar+ - Ott Tanak (kontrak variatif):
USD 1,5–2 juta ≈ Rp23,6–31,4 miliar - Elfyn Evans (Toyota):
USD 1 juta+ ≈ Rp15,7 miliar+ - Oliver Solberg (Toyota):
kontrak pabrikan Rally1 debut, nilai tidak dipublikasikan
Catatan: angka di atas merupakan estimasi gaji pokok dan belum termasuk bonus kemenangan yang dapat mencapai EUR 200.000 per reli atau sekitar Rp3,3 miliar, serta bonus juara dunia.
Nilai Ekonomi WRC Terus Naik
Di luar kontrak pembalap, nilai ekonomi WRC juga menunjukkan tren peningkatan. Nilai hak komersial promotor kejuaraan dikabarkan mencapai USD 550 juta, setara sekitar Rp8,6 triliun, mencerminkan pertumbuhan daya tarik komersial World Rally Championship di level global.
Perkembangan ini membuka ruang bagi struktur kontrak yang lebih kompetitif di masa depan, terutama bagi generasi baru Rally1 yang mulai mengisi kekosongan pasca era dominasi legenda.



Discussion (0)
Please login to join the discussion.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!