Peluang emas Pedro Acosta untuk memangkas selisih poin di klasemen MotoGP harus menguap begitu cepat di balapan Sprint Grand Prix Jepang. Insiden pada tikungan awal memupus asa pembalap muda berbakat tersebut, yang merasa memiliki potensi besar untuk bertarung di barisan terdepan Sirkuit Motegi.
Start dari posisi menjanjikan, petaka bermula ketika laju Acosta sempat tersendat selepas lampu padam dan membuatnya terdorong ke belakang. Tekanan dari para rival di awal lomba langsung tersaji sengit, termasuk kemelut yang melibatkan Alex Marquez yang berujung pada insiden kecelakaan beruntun.
Manuver agresif dari pembalap Gresini Racing tersebut membuat Acosta tak bisa berbuat banyak dan harus merelakan peluang meraup poin penting atas Marco Bezzecchi. Padahal, ritme balap yang ditunjukkan sang rookie sepanjang sesi latihan memberi sinyal kuat bahwa podium berada dalam jangkauan nyata.

Persoalan pemilihan ban belakang medium pun menjadi sorotan tersendiri jelang balapan utama hari Minggu, mengingat masalah keausan ban yang dialami sejumlah kontestan. Meski sempat heran melihat penurunan pace Bezzecchi, Acosta tetap siap menghadapi tantangan kondisi trek Motegi yang menuntut konsistensi tinggi.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!