Sami Pajari kembali menunjukkan ketenangannya di puncak klasemen Rally Paraguay. Pada SS19 yang digelar Minggu pagi, pebalap Toyota itu finis keenam, tetapi yang terpenting ia kembali memperlebar jarak dari rival terdekatnya, Hayden Paddon.
Pajari unggul 1,7 detik atas Paddon di etape Artigas sepanjang 19,6 km. Itu cukup untuk mengembalikan waktu yang sempat hilang pada SS sebelumnya. "Semuanya terlihat baik saat ini. Anda tidak pernah tahu kapan hujan akan datang, tapi semoga tidak dulu," ujar Pajari, yang kini memimpin dengan selisih 23,2 detik.
Sementara itu, drama justru terjadi di belakangnya. Adrien Fourmaux tampil impresif dengan menjadi yang tercepat kedua di SS19, hanya terpaut 1,3 detik dari Oliver Solberg yang mencatat waktu terbaik. Ia berhasil memperkecil jarak dari Elfyn Evans menjadi hanya 3,1 detik di klasemen keseluruhan, setelah Evans finis 1,5 detik di belakangnya.

"Ini tidak mudah. Saya harus memacu karena jaraknya tipis. Di sisi lain, saya juga ingin mencapai finis," kata Fourmaux, yang kini duduk di posisi ketiga, hanya terpaut 49,5 detik dari pemimpin.
Persaingan untuk posisi lima besar juga memanas. Josh Armstrong, pebalap Ford, mengalami pukulan telak ketika tuas persneling mobilnya patah. Alih-alih bisa menekan Solberg, ia justru kehilangan banyak waktu dan kini tertinggal hampir satu menit dari pebalap Swedia tersebut.
Di klasemen Super Sunday, Sebastien Ogier masih memimpin, tetapi Thierry Neuville hanya berjarak 0,5 detik. Kemenangan etape Solberg mengangkatnya ke posisi ketiga, terpaut 3,7 detik dari puncak, disusul Fourmaux dan Takamoto Katsuta.
Tiga etape terakhir masih tersisa di Paraguay pada Minggu sore. Akankah Pajari mempertahankan keunggulannya? Atau mampukah Paddon dan Fourmaux menciptakan kejutan di kilometer terakhir?



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!