Oscar Piastri Pesan Tantang Usai Temuan 'Spanner in the Works' di Qatar 2025

Oscar Piastri Pesan Tantang Usai Temuan 'Spanner in the Works' di Qatar 2025
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Oscar Piastri menyampaikan pesan tegas "if it ain't broke, don't fix it" setelah merebut pole position Grand Prix Qatar 2025 dari tangan rekan setim Lando Norris, meski hampir tergoda oleh performa ban bekas yang mengejutkan di Q2. Pole keduanya akhir pekan ini, usai mendominasi sprint qualifying dan meraih kemenangan sprint, menempatkan pembalap Australia berusia 24 tahun ini di posisi sempurna untuk menjaga peluang gelar juara dunia.

 

Piastri tampil impresif sepanjang sesi kualifikasi di Lusail International Circuit, memimpin Q1 dan Q2 dengan waktu 1m 20.739s di lap pembuka Q2. Namun, Norris sempat unggul di Q3 sebelum membuang lap finalnya akibat kesalahan di Turn 2, membuka pintu bagi Piastri untuk mencetak 1m 20.341s—0.108 detik lebih cepat. Selisih 22 poin dengan Norris membuat balapan 57 lap malam ini menjadi "win or bust" bagi Piastri, yang kini berbaris di depan favorit juara untuk pertama kalinya sejak GP Belanda Agustus lalu. Analisis lebih dalam menunjukkan bahwa strategi ban Pirelli soft compound yang stabil menjadi kunci dominasi McLaren Formula 1 Team, kontras dengan masalah bouncing yang masih menghantui rival seperti Max Verstappen di RB21.

 

Setelah menerima trofi Pirelli dengan gerakan jari wag ala Sebastian Vettel, Piastri menjelaskan pendekatan konservatifnya terhadap setup MCL39. "Kami biarkan hampir sama persis," ujarnya saat ditanya perubahan pasca-kemenangan sprint. "Tweak sangat, sangat minor di sana-sini, tapi tidak, semuanya terasa luar biasa sepanjang akhir pekan. Jadi ya, if it ain't broke, don't fix it." Filosofi ini mencerminkan kedewasaan Piastri di tahun keduanya, di mana ia menghindari risiko besar untuk memaksimalkan kecepatan satu lap yang sudah superior.

 

ADVERTISEMENT

Kutipan lengkap Piastri menyoroti kejutan dari ban scrubbed di Q2: "Itu benar-benar bagus. Tim lakukan pekerjaan hebat. Ada sedikit tanda tanya soal ban mana yang ingin kami pakai, karena saya lakukan lap cepat di set bekas di Q2, dan itu sedikit spanner in the works, karena kami tidak harap begitu bagus. Tapi Q3 benar-benar bagus di ban baru. Jadi sangat senang." Temuan ini hampir mengganggu rencana tim, tapi Piastri tetap setia pada mantra sederhana, memastikan transisi mulus ke ban baru yang memberikan grip optimal di tikungan berkecepatan tinggi Lusail.

 

Dampaknya terhadap perburuan gelar sangat krusial. Dengan 25 poin untuk pemenang plus potensi fastest lap, kemenangan Piastri malam ini akan memangkas defisit menjadi hanya 14 poin, memaksa title fight lanjut ke Abu Dhabi. Dibandingkan rival, McLaren unggul di aerodinamika ground-effect Lusail, di mana MCL39 menawarkan stabilitas superior atas Red Bull yang masih bergulat dengan understeer. Analisis dari pakar seperti Mark Hughes menekankan bahwa front row lockout McLaren—70 kalinya sepanjang sejarah tim—memberi keuntungan strategis, terutama dengan kesulitan overtaking di trek ini. Secara statistik, Piastri kini punya enam pole musim ini, menyamai rekor pribadinya, sementara Norris harus finis minimal empat poin di depan untuk mengunci gelar di bawah Andrea Stella.

 

Strategi balapan Piastri di bawah Zak Brown akan fokus pada start bersih dan manajemen ban, mirip sukses sprint kemarin. Jika ia ulangi dominasi, narasi gelar 2025 bisa berubah dramatis, menantang hegemoni Norris yang tak terkalahkan di kualifikasi enam kali berturut-turut sebelum ini. Namun, tekanan internal McLaren—dengan 70 front row lockout—menjadi pedang bermata dua, di mana kolisi antar rekan setim bisa mahal. Lusail, trek favorit Piastri sejak podium 2023, menjanjikan perlawanan sengit dari Verstappen di P3.

Piastri membuktikan momentumnya tak tergoyahkan dengan pesan defiant ini, siap "lakukan lebih banyak seperti sprint hari ini." Dengan dukungan penggemar Australia yang membanjiri X, peluang comeback gelar masih terbuka lebar. Ikuti balapan malam ini di Sportrik.com.

Discussion (0)

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU