Akhir pekan balapan Formula 1 di Sirkuit Sepang, Malaysia, menyisakan kekecewaan mendalam bagi Ollie Bearman. Pembalap muda asal Inggris tersebut harus puas finis di posisi ke-14 setelah balapan yang dipenuhi kekacauan, mulai dari penundaan akibat hujan deras hingga kondisi lintasan yang sangat licin sejak lampu padam.
Kekacauan utama bermula dari keputusan strategi ban di awal balapan. Ollie Bearman mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya sangat bersikeras untuk memulai balapan menggunakan ban intermediate. Mengingat kondisi trek yang basah kuyup, pilihan tersebut dinilai paling masuk akal, sementara pembalap yang nekat memakai ban slick langsung kesulitan mendapatkan cengkeraman di atas aspal Sepang.
Namun, tim Haas justru memutuskan untuk mengambil perjudian dengan menerapkan strategi terpisah antar pembalap. Keputusan menit-menit akhir tersebut membuat Ollie Bearman harus memulai balapan dengan ban slick, sebuah pilihan yang langsung menghancurkan peluang kompetitifnya sejak lap-lap awal.

"Bukan pilihan saya. Saya bersikeras agar kita memulai dengan ban Inter, dan ada peluang nol persen bagi kami untuk memakai ban slick, tetapi tim memutuskan untuk memasang ban slick pada menit terakhir, yang tidak saya ketahui," ujar Ollie Bearman seperti dilansir dari Motorsport Week. "Jelas, keputusan dibuat untuk membagi strategi antar mobil. Saya tidak setuju dengannya, dan sampai sekarang saya tetap tidak setuju."
Sebagai pembalap yang berada di posisi grid lebih baik dibanding rekan setimnya, Esteban Ocon, Ollie Bearman merasa dirugikan karena justru diberikan strategi yang jauh lebih berisiko. Menurutnya, mobil terdepan seharusnya mendapatkan strategi yang lebih aman, sementara perjudian diambil pada mobil kedua. Keputusan ini membuatnya tertinggal hingga 40 detik di belakang kelompok tengah setelah safety car pertama.
Meskipun sempat menunjukkan kecepatan yang impresif saat menggunakan ban keras dan berhasil menyusul pembalap Alpine, Ollie Bearman menyayangkan peluang meraih poin yang terbuang sia-sia. Kegagalan membaca situasi lintasan basah di Sepang membuat perjuangannya di GP Bahrain (Malaysia) berakhir tanpa hasil berarti akibat keputusan strategi yang dinilai menghancurkan balapannya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!