SPONSORED

Nicolo Bulega Ukir Sejarah 50 Kemenangan WorldSBK 2026 di Jerez

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Nicolo Bulega Ukir Sejarah 50 Kemenangan WorldSBK 2026 di Jerez
TO NEWS OVERVIEW
Nicolo Bulega, Jerez WorldSBK 2026. © Gold and Goose

Nicolo Bulega sukses menorehkan rekor gemilang dengan mengoleksi 50 kemenangan di ajang WorldSBK jauh lebih cepat dibanding nama-nama besar seperti Alvaro Bautista, Jonathan Rea, ataupun Toprak Razgatlioglu. Sang juara dunia 2026 tersebut mengunci kemenangan ke-50 miliknya lewat penampilan yang sangat dominan pada Race 1 di Sirkuit Jerez, di mana ia memimpin setiap putaran di depan Sam Lowes.

Pencapaian luar biasa ini terasa semakin fantastis mengingat Bulega baru menjalani musim ketiganya di kejuaraan dunia Superbike. Terlebih lagi, dalam dua musim perjalanannya, ia harus bertarung sengit melawan Razgatlioglu yang sukses mengamankan gelar juara dunia pada musim 2024 dan 2025 bersama pabrikan asal Jerman, BMW.

Prestasi fenomenal ini juga mencatatkan sejarah baru di mana Bulega menjadi pembalap pertama di koempetisi WorldSBK yang mampu menembus catatan 30 kemenangan dalam satu musim tunggal. Berbicara kepada WorldSBK.com usai balapan pembuka akhir pekan ini, sang pembalap mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian angka yang fantastis tersebut.

Iker Lecuona Admits Fortune Saved Him From Horror Crashes at Jerez WorldSBK 2024
Read AlsoIker Lecuona Admits Fortune Saved Him From Horror Crashes at Jerez WorldSBK 2024

"Ini adalah angka yang bagus. Sejujurnya, sejak tahun pertama saya tiba di sini semuanya terasa fantastis. 50 kemenangan di WorldSBK dalam tiga tahun adalah pencapaian yang luar biasa," ujar Bulega mengomentari rekor milestone yang baru saja ia pecahkan di hadapan para rivalnya.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, pembalap andalan pabrikan Borgo Panigale ini mengakui bahwa torehan impresif tersebut memiliki arti yang sangat emosional baginya. Pasalnya, seri pamungkas ini sekaligus menjadi akhir perjalanannya di paddock WorldSBK sebelum ia melangkah menuju petualangan baru di kelas premier MotoGP pada musim depan.

"Saya sangat senang. Ini adalah akhir pekan terakhir saya di WorldSBK, jadi bagi saya sangat penting untuk meninggalkan paddock ini dengan performa yang bagus. Trek ini saya sukai, tetapi tahun ini kondisinya lebih lambat dan lebih kotor dibandingkan tahun lalu," imbuhnya mengenai tantangan lintasan Jerez.

Kendati menemui kendala pada permukaan lintasan, ia menilai paket motor dan kerja keras timnya menjadi kunci utama kesuksesan mendominasi lomba. Ia berharap kondisi cuaca pada balapan pamungkas hari Minggu tetap mendukung meski terlihat sedikit rumit dan sulit ditebak.

ADVERTISEMENT

Dominasi mutlak pada musim 2026 ini tidak hanya menjadi milik sang juara dunia seorang, tetapi juga menegaskan kekuatan superior pabrikan Ducati. Pabrikan asal Italia tersebut tercatat menyapu bersih seluruh kemenangan balapan hingga seri penutup ini berkat kombinasi apik antara sang juara dan rekan setimnya di Aruba.it Ducati.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU