MotoGP, Sportrik Media – Proposal larangan leg wing di kelas utama MotoGP mulai musim 2026 menimbulkan perdebatan sengit di kalangan tim dan penggemar. Inovasi aerodinamis dari Aprilia, yang pertama kali diuji pada RS-GP, kini menghadapi ujian ketat atas dasar keselamatan, meski belum ada laporan cedera signifikan. Analisis mendalam menunjukkan bahwa perubahan ini bukan hanya soal regulasi, melainkan keseimbangan antara inovasi dan perlindungan pebalap di tengah persaingan ketat.
Leg wing, atau winglet yang dipasang di belakang kaki pebalap, dirancang untuk memanfaatkan aliran udara dari punggung pebalap saat pengereman guna meningkatkan grip ban belakang. Debutnya pada Grand Prix Inggris Mei 2025 membawa Marco Bezzecchi meraih kemenangan, dan evolusi kedua di Assen Juni 2025 semakin memperkuat posisi Aprilia. Tim Italia ini mencatat tiga kemenangan dari empat balapan terakhir musim 2025, termasuk kontribusi dari Raul Fernandez di Trackhouse. Namun, Honda yang mengadopsi desain serupa pada RC213V juga terdampak, mengingatkan pada dinamika adopsi cepat di paddock MotoGP. Selain itu, proposal ini diajukan oleh Federasi Internasional Motorcycling (FIM) ke Manufacturer Software Manufacturers' Association (MSMA), dengan dukungan Dorna, Race Direction, dan International Road-Racing Teams Association (IRTA).
Alasan utama proposal ini berfokus pada keselamatan, khususnya kedekatan winglet dengan kaki pebalap yang berpotensi berbahaya saat insiden. Meski desainnya memungkinkan winglet patah atau lepas—seperti yang sering terjadi di pitlane kelompok pengaju khawatir akan risiko luka serius. "Kelompok ini menyatakan kekhawatirannya terkait kedekatan sayap dengan kaki pebalap, meskipun sayap dirancang untuk patah selama insiden," tulis Mat Oxley dalam laporan eksklusif. Analisis lebih dalam mengungkap bahwa meski belum ada cedera, tren aerodinamis MotoGP yang semakin kompleks—dari winglet depan hingga ride-height device mendorong regulator untuk bertindak preventif. Bandingkan dengan larangan winglet secara keseluruhan pada 2017, yang juga didasari kekhawatiran pebalap terhadap visibilitas dan biaya, langkah ini tampak konsisten dengan evolusi aturan demi mengurangi elemen berisiko.
Dari sisi regulasi, proposal memperkenalkan zona bodywork baru di luar area meruncing yang dimulai 800 mm di depan ban belakang, dengan lebar 300 mm dan panjang hingga 450 mm pada 500 mm dari ban. Ini secara efektif melarang winglet tengah motor, meski winglet samping mungkin lolos. Status saat ini masih proposal, dengan voting MSMA yang diharapkan segera. Karena dikategorikan sebagai isu keselamatan, persetujuan tak memerlukan suara bulat dari lima pabrikan, sehingga Aprilia kemungkinan besar akan menentang tanpa hambatan signifikan. Namun, dengan uji coba Valencia—secara teknis pembuka musim 2026—sudah selesai pada 18 November 2025, dan perubahan aerodinamis besar direncanakan untuk 2027 termasuk era 850cc, larangan mungkin bergeser ke tahun itu untuk menghindari ketidakpastian jangka pendek.
Dampak kompetitifnya patut dianalisis lebih lanjut. Bagi Aprilia, leg wing telah menjadi senjata rahasia di bawah arahan CEO Massimo Rivola, yang menargetkan RS-GP26 sebagai "sepeda pemenang" sejak tes Sepang mendatang. Kehilangan elemen ini bisa melemahkan keunggulan braking dan grip, terutama bagi pebalap seperti Jorge Martin yang bergabung sebagai bintang utama. Sementara itu, Honda—yang bergulat dengan performa RC213V sepanjang 2025—mungkin melihat ini sebagai kesempatan reset, meski adopsi lambat mereka menunjukkan ketergantungan pada inovasi rival. Secara keseluruhan, ini mencerminkan ketegangan antara inovasi Italia dan konservatisme Jepang, mirip dinamika di Ducati yang pernah mendominasi aero sebelum dibatasi. Prospek 2026 tampak lebih adil, tapi berpotensi memicu balapan kurang agresif jika grip belakang menurun.
Pada akhirnya, proposal larangan leg wing menegaskan prioritas keselamatan di MotoGP, meski menimbulkan spekulasi sabotase kompetisi terhadap Aprilia yang sedang naik daun. Dengan voting MSMA yang krusial, musim 2026 berpotensi menjadi babak baru di mana inovasi harus selaras dengan perlindungan pebalap. Pantau terus update dari Dorna Sports untuk konfirmasi final. Untuk berita MotoGP terkini, kunjungi Sportrik.com.



Discussion (0)
Please login to join the discussion.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!