Balapan perdana IndyCar di sirkuit jalan raya Markham, Kanada, Minggu sore lalu berlangsung liar. Lintasan sempit dan rumit langsung mengancam kekacauan sejak lampu hijau, tapi start justru berjalan mulus tanpa insiden berarti.
Para pembalap melebar hingga empat baris di tikungan pertama, namun berhasil menghindari kontak dengan dinding. Kyle Kirkwood memanfaatkan momen itu dengan naik enam posisi di lap pembuka dari posisi start yang nyaris di belakang.
Kekacauan baru benar-benar datang kemudian, dengan enam periode caution yang menginterupsi jalannya balapan. Menjelang lap-lap akhir, Romain Grosjean memimpin dan Alex Palou terus menekan dari belakang. Namun ban Palou menyerah tepat sebelum keduanya bertemu di trek.

Grosjean kemudian menghadapi masalah lebih besar ketika Marcus Ericsson mendekat dengan ban lebih segar di lima lap terakhir. Strategi unik Ericsson—bertahan lama di stint kedua dan menekan keras di 30 lap akhir—membawanya melewati Will Power dan Palou, lalu melesat memimpin dan menang. Kemenangan pertamanya sejak 2023 dan yang kelima di IndyCar.
Grosjean finis kedua, hasil runner-up keenamnya tanpa kemenangan. Will Power naik dari posisi 25 (terakhir) ke podium ketiga, sementara Palou turun ke posisi empat namun tetap memperlebar keunggulan klasemen.
Pembalap yang tampil kuat sepanjang akhir pekan adalah Louis Foster. Start dari pole dan memimpin cukup lama, tapi kesalahan di lap 43 saat melewati tikungan 3 membuatnya menabrak dinding dan finis di luar 20 besar. Beberapa lap kemudian, Kirkwood melakukan kesalahan yang sama di tikungan yang sama, merusak mobilnya hingga tiga rodanya nyaris lepas.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!