Para pembalap kelas utama MotoGP mengakui bahwa mereka telah melewatkan potensi besar ban kompon keras di Sirkuit Motegi. Sepanjang akhir pekan GP Jepang, opsi ban tersebut sempat diabaikan sebelum akhirnya menjadi penyelamat utama saat balapan utama digelar.
Marc Marquez bahkan melangkah lebih jauh dengan menyatakan bahwa kompon ban tersebut sebenarnya sangat layak dan kompetitif jika digunakan sejak sesi kualifikasi untuk memburu catatan waktu terbaik. Keputusan Michelin menarik ban lunak pasca masalah di Sprint membuat para tim mendadak wajib beradaptasi.
Perubahan mendadak regulasi ban ini memaksa pabrikan seperti Ducati dan rival-rivalnya merasakan performa ban hard untuk pertama kalinya saat sesi pemanasan hari Minggu. Hasilnya langsung di luar dugaan, memberikan stabilitas ekstra serta cengkeraman optimal yang membuat para pembalap terkejut.

Fabio Quartararo turut membagikan keheranannya karena seluruh grid sempat meremehkan kompon tersebut. Sementara itu, Jorge Martin tidak bisa menyembunyikan rasa penyesalannya lantaran gagal mengeksplorasi potensi ban keras tersebut lebih awal dalam rangkaian akhir pekan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!