SPONSORED

Marc Marquez Puji Gigi Dall’Igna Usai Kemenangan Ke-100 Ducati

Notifikasi
0
Marc Marquez Puji Gigi Dall’Igna Usai Kemenangan Ke-100 Ducati
TO NEWS OVERVIEW
Marc Marquez maximises Motegi weekend

Akhir pekan gemilang di Motegi tidak hanya memperketat persaingan gelar juara dunia, tetapi juga menorehkan tinta emas dalam sejarah pabrikan asal Bologna. Marc Marquez sukses memberikan kemenangan ke-100 bagi kelas premier MotoGP di bawah kepemimpinan General Manager Ducati, Gigi Dall'Igna, dalam rangkaian Grand Prix Jepang.

Pencapaian luar biasa ini diraih setelah pembalap asal Spanyol tersebut menyapu bersih kemenangan di sesi balapan akhir pekan, termasuk mendominasi balapan utama. Tambahan 37 poin maksimal di Motegi membuat Marquez kini hanya terpaut dua angka saja dari pemuncak klasemen sementara, Jorge Martin, dalam perburuan gelar yang semakin memanas musim ini.

Sejak bergabung dengan pabrikan Borgo Panigale pada tahun 2013, Dall'Igna telah menjadi otak di balik revolusi teknologi yang melahirkan motor-motor paling kompetitif dalam sejarah balap motor grand prix. Kontribusi terbesarnya terlihat jelas pada pengembangan Desmosedici, termasuk mesin dominan yang memecahkan rekor kemenangan di era modern MotoGP. Marquez sendiri kini mencatatkan 20 kemenangan di bawah era kepemimpinan sang insinyur jenius asal Italia tersebut, berada di belakang rekan setimnya, Francesco Bagnaia, yang mengoleksi 31 kemenangan.

Valentino Rossi Loses Door in Bizarre Barcelona GT Race
Read AlsoValentino Rossi Loses Door in Bizarre Barcelona GT Race

"Tentu saja, sekarang saya menikmati apa yang dibangun oleh Gigi bersama seluruh stafnya karena tidak mungkin itu dikerjakan oleh satu orang saja," ujar Marquez kepada MotoGP.com. "Tetapi Gigi menciptakan tim yang hebat, dan sekarang saya menikmati pekerjaan yang telah dia lakukan sejak bergabung dengan Ducati. Banyak pengalaman, seorang insinyur yang sangat cerdas dan sangat spesial."

ADVERTISEMENT

Performa impresif di Motegi ini sekaligus menjadi respons cepat dari sang juara dunia sembilan kali setelah sempat kehilangan kepemimpinan klasemen sementara usai seri Austria. Masalah rem yang sempat menghambat lajunya di Red Bull Ring kini telah sepenuhnya tersingkirkan. Menggunakan ban belakang hard Michelin yang menjadi pilihan mayoritas pembalap setelah evaluasi masalah ban pada sesi sprint, Marquez langsung menemukan sentuhan manis yang telah lama ia nantikan sejak akhir pekan di Aragon.

"[Saya] sangat senang dengan raihan 37 poin karena itu adalah target akhir pekan ini dan kami berhasil mencapainya. Itu adalah balapan yang berat, terutama pada lap-lap awal di belakang Jorge, dan kemudian sejak saya memimpin balapan, saya mencoba mengontrol ritme," ungkap Marquez menjelaskan jalannya duel sengit di trek.

"Sejak Aragon, feeling dengan motor sangat baik, selalu mampu memahami apa yang harus saya lakukan. Memang benar di Austria saya mengalami masalah rem, tetapi sekali lagi, di sini, tanpa masalah, saya mampu tampil kompetitif dan bertarung dengan pembalap teratas yang sangat cepat," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU