Ketika lampu padam di Motegi, Jorge Martin langsung melesat dari pole, namun Marc Marquez langsung merebut kepemimpinan lewat pengereman agresif di Tikungan 1. Dominasi sang juara dunia tercipta mulus di depan, sementara kekacauan justru terjadi di barisan tengah saat start.
Tikungan 3 menjadi saksi insiden horor ketika Alex Marquez salah memperhitungkan titik pengereman dan menabrak bagian belakang motor Pedro Acosta. Senggolan keras tersebut turut menyeret Fabio di Giannantonio yang tak sempat menghindar di sisi luar.
Di barisan depan, Marquez terus memperlebar jarak hingga menyentuh keunggulan lebih dari satu detik atas Martin. Pace balap yang konsisten membuat rider Spanyol ini tak tersentuh hingga garis finis, menunjukkan kapasitas luar biasa di atas motornya.

Drama memuncak di lap-lap akhir ketika Martin dan Enea Bastianini harus menerima hukuman turun satu posisi akibat melanggar batas trek. Konsekuensi tersebut secara mengejutkan mengangkat Diogo Moreira naik ke posisi kedua podium sprint.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!