MotoGP, Sportrik Media - Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team kembali mengaspal untuk pertama kalinya sejak insiden Mandalika pada MotoGP Indonesia 2025, menandai fase krusial pemulihannya menjelang tes pramusim.
Setelah kecelakaan yang melibatkan Marco Bezzecchi pada balapan Oktober lalu, Marquez menjalani operasi bahu dan mengikuti program rehabilitasi bertahap yang dirancang Ducati untuk meminimalkan risiko kekambuhan. Transisi dari latihan sepeda gunung, dirt track, hingga motocross menjadi bagian dari strategi medis dan teknis agar sensasi throttle, pengereman, serta beban lateral kembali optimal sebelum kembali ke tarmac.

“Back on the bike and getting the feeling back,” tulis Marquez melalui pernyataan resminya di media sosial, menegaskan bahwa evaluasi utama bukan kecepatan absolut, melainkan konsistensi fisik dan stabilitas bahu kanan saat fase pengereman keras—area krusial dalam karakter Ducati Desmosedici GP.

Sesi ini juga dihadiri test rider Ducati Michele Pirro bersama mantan juara dunia tiga kali Jorge Lorenzo, yang kini terlibat dalam program pelatihan Maverick Vinales. Kehadiran figur-figur ini mempertegas bahwa Ducati memanfaatkan momen ini untuk menyelaraskan feedback teknis lintas pebalap, terutama terkait stabilitas depan dan manajemen ban.

Latihan akan berlanjut dengan bergabungnya Alex Marquez, sementara Gresini masih memantau jadwal pemulihan rekan setimnya Fermin Aldeguer. Dengan tes Sepang yang dimulai 3–5 Februari, setiap kilometer Marquez di aspal kini berdampak langsung pada kesiapan paket Ducati menghadapi rival pabrikan dan perhitungan awal klasemen musim.
Kembalinya Marc Marquez ke aspal menutup fase rehabilitasi kritis dan membuka tahap validasi teknis menjelang musim baru, dengan implikasi besar pada keseimbangan kekuatan Ducati di grid MotoGP 2025; pembaruan selanjutnya dapat diikuti di https://sportrik.com.



Discussion (1)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
jagoankuuu