SPONSORED

Marc Marquez Kalahkan Martin di Sprint Austria, Fokus Tiket

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Marc Marquez Kalahkan Martin di Sprint Austria, Fokus Tiket
TO NEWS OVERVIEW
Why Marc Marquez chose not to resist Jorge Martin's re-pass in the Red Bull Ring Sprint © Gold and Goose

Marc Marquez tidak pulang dengan tangan kosong dari Sprint MotoGP Austria. Meski harus rela kehilangan keunggulan klasemen dari Jorge Martin, pembalap Gresini Ducati itu menegaskan target utamanya bukanlah memenangkan balapan, melainkan meminimalkan kerusakan dan tetap kompetitif di grup depan.

Start dari posisi kedua, Marquez langsung terlibat duel sengit dengan Martin yang memulai balapan dari pole. Martin melebar di Tikungan 1, dan Marquez memanfaatkan momen itu untuk menyerang di chicane Tikungan 2A-B. Namun, manuver tersebut membuatnya kehilangan momentum, dan Pedro Acosta yang licik menyalipnya di tikungan berikutnya. Marquez kemudian harus puas finis kedua di belakang Martin, sementara Acosta yang sempat memimpin malah terjatuh dan memberikan kemenangan kepada Martin.

“Saya sudah prediksi serangan di Tikungan 1 bukan ide bagus, karena mereka akan pakai run-off dan tidak ada gunanya. Jadi saya persiapkan serangan untuk Tikungan 2,” ujar Marquez. “Tapi karena saya menyerang di Tikungan 2A, saya jadi sangat lambat di Tikungan 2B, dan saya terlambat mengerem di Tikungan 3. Saya lihat satu motor [Acosta] dan dia lebih cepat.”

Di Giannantonio Struggles with Grip in Austria: 'Very Unusual'
Read AlsoDi Giannantonio Struggles with Grip in Austria: 'Very Unusual'

Meski sempat merebut kembali posisi kedua dari Martin, Marquez memilih tidak mempertahankan posisinya secara agresif saat Martin menyalipnya kembali di Tikungan 1 pada lap kedelapan. “Itu normal, di Tikungan 1 tidak masalah karena saya pakai run-off. Saya dengar motor sangat dekat dan tersisa tujuh lap, jadi tidak perlu atau tidak pintar untuk bertahan mati-matian,” jelasnya. Keputusan itu diambil berdasarkan perhitungan matang: “Saat Anda punya posisi dalam overtake seperti itu, Anda sudah punya posisi. Seperti saya di Tikungan 2A. Di titik pengereman, saya sudah sangat dekat dengannya. Jadi saya sudah siap jika ada yang datang.”

ADVERTISEMENT

Kecelakaan Acosta di akhir balapan membuat Martin meraih kemenangan dan memperlebar jarak poin menjadi tiga poin atas Marquez, yang sebelumnya memimpin klasemen berdasarkan tiebreak setelah Misano. “Tapi targetnya jelas, hanya berusaha finis di belakang Jorge. Karena Pedro dan Jorge lebih cepat dari saya. Yang saya hindari adalah ada motor lain di antara kami,” tegas Marquez. Ia pun mengakui bahwa crash Acosta mungkin merugikan peluangnya di Valencia nanti, tetapi ia tetap fokus pada pendekatan balapan yang cerdas.

Marquez juga mengungkapkan bahwa ia dan Ducati masih bergelut dengan ban belakang konstruksi lebih keras yang digunakan di Austria. “Kami kesulitan. Kami sangat kesulitan di Thailand, dan kesulitan lagi di sini. Kami tahu ini casing yang berbeda. Sama untuk semua orang, ban bekerja baik, tapi kami perlu memahami cara lebih baik dengan casing itu,” pungkasnya. Dengan hasil ini, Marquez tetap optimistis menghadapi balapan utama hari Minggu, di mana ia akan berusaha bangkit dan merebut kembali keunggulan klasemen.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

Sprint Race MotoGP Austria 2026

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU