Marc Marquez dan Pecco Bagnaia bersiap untuk MotoGP Austria di Red Bull Ring, menandai kembalinya musim 2025 pasca-libur musim panas. Ducati telah mendominasi sirkuit ini dengan sembilan kemenangan beruntun sejak 2016. Marquez, pemimpin klasemen dengan 381 poin, bertekad meraih kemenangan pertama di Austria, sementara Bagnaia ingin bangkit dari awal musim yang sulit.
Ducati memiliki rekor gemilang di Austria, dimulai oleh Andrea Iannone pada 2016, diikuti Andrea Dovizioso (2017, 2019, 2020), Jorge Lorenzo (2018), Jorge Martin (2021), dan Bagnaia (2022-2024). Sirkuit ini, dengan karakteristik teknis dan cepat, sangat cocok untuk motor Ducati. Namun, Marquez belum pernah menang di sini, meski sering terlibat duel sengit hingga garis finis.

Marquez, yang telah mendominasi musim 2025, menyatakan antusiasmenya. “Saya tak sabar kembali ke trek setelah libur. Austria tidak pernah memberi kepuasan besar, tapi saya banyak berduel hingga tikungan terakhir,” ujarnya. Dengan 8 kemenangan Grand Prix dan 11 kemenangan sprint sejauh ini, ia siap menghadapi paruh kedua musim dengan performa puncak. Fokusnya adalah memanfaatkan keunggulan Ducati untuk meraih kemenangan perdana di Red Bull Ring.
Bagnaia, meski berada di posisi ketiga klasemen, menghadapi tantangan adaptasi dengan GP25. “Trek ini selalu menguntungkan Ducati, dan saya senang kembali balapan di sini,” katanya. Dengan sirkuit favorit seperti Austria yang menanti, ia berharap menemukan kembali ritme kemenangan seperti musim lalu. Meski awal musim kurang positif, Bagnaia optimistis untuk bersaing di paruh kedua.
MotoGP Austria menjadi ujian krusial bagi Marquez untuk mempertahankan keunggulan 120 poin dan bagi Bagnaia untuk bangkit. Dengan sejarah dominasi Ducati, keduanya berpeluang besar mencatatkan hasil kuat. Untuk pembaruan MotoGP terkini, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
545 |
|
2
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
467 |
|
3
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
353 |
|
4
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
307 |
|
5
|
|
Francesco Bagnaia
Ducati Lenovo Team
|
288 |
|
6
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
262 |
|
7
|
|
Franco Morbidelli
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
231 |
|
8
|
|
Fermin Aldeguer
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
214 |
|
9
|
|
Fabio Quartararo
Monster Energy Yamaha MotoGP
|
201 |
|
10
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
172 |
Read Also
Yamaha resmi merekrut Jorge Martin untuk proyek MotoGP 850cc. Bos Yamaha, Paolo Pavesio, ungkap alasan di balik keputusan berani ini.
Michele Pirro membela Francesco Bagnaia di momen tersulit Ducati di MotoGP 2026. Simak analisis lengkap dan tekanan terhadap Nicolo Bulega.
Jorge Martin blak-blakan soal recovery, hubungan dengan Aprilia, dan rivalitas dengan Bezzecchi di MotoGP. Simak kisah lengkapnya!
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!