MotoGP, Sportrik Media - Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team mengakhiri penantian panjang dengan meraih pole position MotoGP Spanyol 2026 di Circuito de Jerez – Ángel Nieto dalam sesi kualifikasi yang berlangsung di kondisi lintasan basah.
Pole ini menjadi yang pertama bagi Marquez musim ini sekaligus yang ke-75 sepanjang kariernya di MotoGP, serta mengakhiri puasa pole selama 245 hari sejak terakhir kali ia mencapainya pada musim sebelumnya.
Kondisi lintasan yang berubah menjadi lembap pada Sabtu pagi membuka peluang bagi Marquez untuk tampil kompetitif, setelah sebelumnya ia menyatakan tidak berada dalam posisi ideal untuk bersaing memperebutkan podium pada hari Jumat.

Pembalap Spanyol tersebut mencatatkan waktu terbaik 1 menit 48,087 detik untuk mengamankan pole, unggul tipis 0,140 detik atas Johann Zarco dari LCR Honda, sementara Fabio Di Giannantonio dari VR46 Racing Team melengkapi baris depan.
Sesi Q2 berlangsung intens dengan beberapa pergantian posisi di puncak klasemen waktu. Zarco sempat mengambil alih posisi terdepan sebelum Marquez kembali mencatatkan waktu terbaik di lap terakhirnya.

Namun, upaya Zarco untuk merebut kembali pole gagal setelah melakukan kesalahan kecil di tikungan terakhir pada lap penentuan, membuatnya harus puas di posisi kedua.
Pemimpin klasemen sementara Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing finis keempat, hanya terpaut tipis dari baris depan, sementara Alex Marquez harus puas di posisi kelima setelah mengalami kecelakaan dalam sesi tersebut.
Sesi kualifikasi juga sempat tertunda akibat insiden teknis yang melibatkan Franco Morbidelli di akhir Q1, yang memaksa pemeriksaan lintasan sebelum Q2 dimulai.
Selain itu, sejumlah pembalap juga mengalami kecelakaan, termasuk Jorge Martin yang terjatuh di Tikungan 1 pada akhir sesi Q2, serta Fermin Aldeguer yang gagal menyelesaikan sesi akibat insiden.
Pedro Acosta sempat memimpin awal sesi sebelum akhirnya turun ke posisi keenam, sementara Enea Bastianini dan Raul Fernandez melengkapi posisi sepuluh besar.
Di sisi lain, performa Francesco Bagnaia masih belum optimal, dengan catatan waktu yang terpaut signifikan dari rekan setimnya, sementara pembalap Yamaha terbaik, Augusto Fernandez, hanya mampu berada di luar 15 besar.
Hasil ini menempatkan Marquez pada posisi strategis untuk balapan, terutama di sirkuit Jerez yang dikenal sulit untuk melakukan manuver menyalip, sehingga posisi start menjadi faktor krusial dalam menentukan hasil akhir.
Dengan kondisi cuaca yang masih belum menentu, balapan sprint dan grand prix diperkirakan akan berlangsung dengan dinamika tinggi, sekaligus menjadi ujian penting bagi konsistensi performa para pembalap di awal musim 2026.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!