Manajer Joan Mir, Paco Sanchez, melancarkan kritik tajam terhadap pemberitaan media yang menyebut penyakit pebalapnya sebagai sesuatu yang misterius menjelang kembalinya sang juara dunia ke lintasan MotoGP.
Pebalap pabrikan Honda tersebut terpaksa menepi dari sejumlah seri balapan penting sejak akhir pekan Grand Prix San Marino akibat kelelahan ekstrem yang menggerus tenaganya secara drastis di Misano.
Akibat kondisi medis tersebut, pebalap asal Spanyol ini harus melewatkan rangkaian balapan di Austria, Jepang, Indonesia, dan Australia, sementara detail spesifik mengenai penyakit yang dideritanya tetap dijaga ketat demi alasan kerahasiaan medis.

Paco Sanchez menegaskan melalui media sosial bahwa setiap pasien berhak mendapatkan perlindungan privasi yang layak serta penanganan medis yang bermartabat tanpa harus menjadi konsumsi spekulasi publik yang berlebihan.
Penyakit bukanlah sebuah misteri yang harus dibumbui, melainkan kondisi kesehatan personal yang mewajibkan penghormatan terhadap hak-hak pasien untuk melindungi kerahasiaan medis mereka dari sorotan liar.
Menanggapi kembalinya akhir pekan ini, Mir mengakui bahwa periode pemulihan ini bukan fase yang mudah, namun ia merasa bersyukur atas dukungan orang terdekat serta lampu hijau yang diberikan oleh tim dokter.
Dalam pratinjau resmi tim Honda jelang Grand Prix Malaysia, sang pebalap menyatakan antusiasmenya untuk kembali terhubung dengan tim, menguji feeling di atas motor, dan menutup musim di sirkuit yang akrab.
Keputusan turun kembali di Sepang dinilai sangat tepat mengingat sirkuit tersebut menyimpan kenangan positif bagi dirinya maupun pabrikan Jepang yang tengah berupaya memulihkan kekuatan penuh skuad pabrikannya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!