SPONSORED

Liam Lawson Kesal Usai Drama Team Order Racing Bulls

Notifikasi
Sportrik Media
Sportrik Media
0
Liam Lawson Kesal Usai Drama Team Order Racing Bulls TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Liam Lawson mengungkapkan rasa frustrasinya setelah terlibat drama team order dengan rekan setimnya, Arvid Lindblad, pada Formula 1 GP Austria 2026. Insiden tersebut terjadi ketika kedua pembalap Racing Bulls tengah bersaing memperebutkan posisi sembilan.

Lawson akhirnya finis di posisi kesembilan sebagai pembalap terbaik di luar empat tim terdepan, sementara Lindblad berada tepat di belakangnya di posisi kesepuluh. Namun, hasil tersebut sempat diwarnai ketegangan akibat komunikasi tim yang tidak berjalan sesuai rencana.

Drama bermula setelah Lawson keluar dari pit lane dan diminta mengurangi kecepatan menjelang Tikungan 3 untuk menjaga temperatur rem. Manuver itu membuat Lindblad sempat melewatinya, meski sebelumnya pembalap Inggris tersebut telah diperintahkan untuk mempertahankan posisi dan tidak menyerang rekan setimnya.

Liam Lawson Frustrated by Racing Bulls Team Orders Drama
Read AlsoLiam Lawson Frustrated by Racing Bulls Team Orders Drama

Melalui radio tim, Lawson sempat meminta konfirmasi kepada race engineer Alexandre Iliopoulos apakah Lindblad akan kembali menyerangnya. Sang engineer menjawab bahwa Lindblad diperintahkan mempertahankan posisi dan kedua pembalap tidak akan saling bertarung.

ADVERTISEMENT

Namun sesaat kemudian Lindblad tetap melancarkan serangan di Tikungan 4. Lawson langsung meluapkan kekesalannya melalui radio tim setelah merasa dirugikan karena mengikuti instruksi untuk mengangkat pedal gas demi menjaga rem.

"Apakah saya akan diserang?" tanya Lawson. Setelah dijawab bahwa Lindblad tidak akan menyerang, Lawson kemudian bereaksi, "Astaga... terakhir kalinya saya mendengarkan instruksi seperti itu. Saya mengangkat gas sekitar 50 meter dan langsung diserang."

Setelah insiden tersebut, Lindblad kembali menerima instruksi tegas agar tidak mencoba menyalip Lawson. Racing Bulls kemudian menyesuaikan strategi pit stop terakhir sehingga Lawson tetap berada di depan hingga garis finis, mengamankan posisi kesembilan sementara Lindblad melengkapi raihan poin tim di posisi kesepuluh.

ADVERTISEMENT

Meski kedua mobil berhasil finis di zona poin, insiden radio tersebut menjadi salah satu momen paling menarik dari akhir pekan Racing Bulls di Red Bull Ring dan menunjukkan pentingnya koordinasi komunikasi ketika menerapkan team order di tengah jalannya balapan.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU