SPONSORED

Lecuona: Bautista Tak Tergusur Gara-gara Ballast WorldSBK

Notifikasi
Sportrik Media
Sportrik Media
0
Lecuona: Bautista Tak Tergusur Gara-gara Ballast WorldSBK TO NEWS OVERVIEW
© Gold & Goose

Iker Lecuona meragukan bahwa aturan berat minimum WorldSBK menjadi penyebab utama Alvaro Bautista kehilangan podium dan kemenangan. Menurutnya, ada faktor lain yang lebih berpengaruh.

Bautista, satu-satunya pembalap di grid 2026 yang terkena aturan ini, harus menambah ballast 7 kg karena bobot tubuhnya yang ringan. Aturan ini diperkenalkan pada 2024 setelah dominasinya di musim 2023 dengan 27 kemenangan dari 36 balapan. Sejak itu, performanya menurun drastis, dan musim ini bersama tim satelit Barni Ducati, ia hanya mampu meraih satu podium di Race 2 Phillip Island yang diguyur hujan.

Lecuona, yang menggantikan Bautista di tim pabrikan Ducati dan baru saja meraih kemenangan pertamanya di Donington, menilai bahwa ballast 7 kg tidak cukup untuk membuat Bautista tertinggal 15-20 detik. "Alvaro punya motor yang sama dengan kami. Ya, dia lebih berat, tapi sejauh mana? Saya rasa itu tidak cukup untuk membuatnya jatuh 15 atau 20 detik," ujarnya dalam podcast Duralavita yang dilansir Speedweek.

Martin: One of the Best Fridays, Mental Click Back
Read AlsoMartin: One of the Best Fridays, Mental Click Back

Meski begitu, Lecuona mengakui bahwa ballast bisa berdampak pada sirkuit dengan banyak perubahan arah seperti Balaton Park. "Logikanya, itu bisa lebih sulit baginya di trek seperti Balaton. Tapi di Assen dia tampil lebih baik, jadi saya tidak yakin ballast itu cukup untuk membuatnya sejauh itu," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Lecuona juga menyoroti bahwa keunggulan dan kelemahan pembalap kecil tidak hanya soal berat. "Saya pikir ada lebih dari sekadar 7 kg. Jika pembalap lebih kecil, ada keuntungan dan kerugian. Ballast jelas tidak membantu karena mengubah inersia. Tapi kalau selisihnya 2-3 detik, saya bisa paham. Kalau 15-20 detik, saya rasa bukan itu penyebabnya," tegasnya.

Bautista sendiri kini duduk di posisi kesembilan klasemen dengan hanya satu podium. Ia juga kembali mengkritik aturan ini melalui media sosial setelah pengumuman peta jalan WorldSBK 2027-2030 yang tidak menyebutkan rencana penghapusan aturan tersebut. Kritik Lecuona ini memicu perdebatan baru tentang efektivitas aturan yang sempat menjadi kontroversi sejak awal.

Dengan performa Bautista yang terus menurun, pertanyaan besar adalah apakah ia bisa bangkit di sisa musim. Tekanan semakin besar karena kontraknya di Barni Ducati hanya satu tahun. Jika tidak ada perbaikan, masa depannya di WorldSBK bisa terancam. Sementara itu, Lecuona justru menunjukkan bahwa motor Ducati tetap kompetitif di tangan pembalap yang tepat.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU