SPONSORED

Latvala Pimpin Toyota, Tiga Pembalap Kejar Gelar WRC Perdana

Notifikasi
Edeh Cupe
Edeh Cupe
0
Latvala Pimpin Toyota, Tiga Pembalap Kejar Gelar WRC Perdana
TO NEWS OVERVIEW
Jari-Matti Latvala. Photo: TGR WRT / McKlein

Jari-Matti Latvala kembali mengambil alih kemudi Toyota Gazoo Racing tepat di momen paling krusial: putaran final WRC di Sardinia, di mana tiga pembalapnya—Elfyn Evans, Sami Pajari, dan Oliver Solberg—sama-sama memburu gelar dunia pertama mereka. Ini bukan sekadar akhir musim biasa; ini adalah pertarungan sengit yang mempertemukan pengalaman, ambisi, dan tekanan di lintasan kerikil yang keras.

Latvala sendiri sempat absen dari paddock WRC karena komitmennya di kejuaraan historic Eropa, tetapi ia kembali untuk mengawal tim pada saat-saat menentukan. Sebelumnya, Juha Kankkunen dipercaya memimpin Toyota dan melakukan tugasnya dengan baik. Kini, giliran Latvala untuk memastikan timnya tetap fokus di tengah persaingan internal yang memanas.

Musim ini menjadi milik Toyota dengan dominasi luar biasa: 11 kemenangan dari 12 putaran. Satu-satunya gangguan datang dari Hyundai saat Thierry Neuville menang di Portugal pada Mei lalu. Dengan gelar konstruktor yang sudah dikunci, perhatian penuh tim beralih ke perburuan gelar pembalap yang melibatkan tiga kru mereka.

Latvala Leads Toyota as Three Drivers Chase Maiden WRC Title
Read AlsoLatvala Leads Toyota as Three Drivers Chase Maiden WRC Title

Elfyn Evans, bintang lama Toyota, memegang kendali atas perburuan gelar. Namun, ia tidak bisa bersantai. Rekan setimnya, Sami Pajari, tertinggal 17 poin, sementara Oliver Solberg hanya terpaut 21 poin. Dengan 30 poin maksimal yang bisa diraih di Sardinia, semuanya masih mungkin terjadi.

ADVERTISEMENT

Latvala menekankan bahwa prioritas utamanya adalah memastikan ketiga pembalapnya mendapatkan mobil yang kuat dan andal. "Bagi tim kami, yang terpenting adalah memberi mereka semua mobil yang kuat dan andal agar pertarungan berjalan adil. Kami tahu Sardinia bisa menjadi reli yang berat dengan banyak batu, sehingga ban dan pembalap akan diuji. Mereka harus bisa menghitung risiko," ujarnya.

Menghadapi tantangan ini, Evans berada di posisi tersulit karena harus membuka jalan pada hari pertama. Namun, pengalaman panjangnya di ajang reli menjadi modal berharga. Sementara itu, Pajari menunjukkan perkembangan pesat sepanjang tahun, dan Solberg bangkit setelah awal musim yang naik-turun. Bagi keduanya, ini adalah peluang emas untuk menantang gelar untuk pertama kalinya.

Rally Sardinia akan dimulai dengan shakedown pada Kamis pagi, dilanjutkan dengan superspecial Ittiri pada malam harinya. Total 17 special stage menanti dengan jarak sekitar 307 kilometer, dan semuanya akan berakhir pada Minggu. Sirkuit Sardinia dikenal keras dan berdebu, seringkali menjadi penentu nasib para pembalap di akhir musim.

ADVERTISEMENT

Dengan tiga pembalap Toyota yang saling bersaing ketat, tim harus menjaga keseimbangan antara persaingan sehat dan kerja sama tim. Latvala, yang pernah merasakan tekanan sebagai pembalap, kini harus memainkan peran sebagai pemimpin yang adil. Apakah Evans mampu mempertahankan keunggulannya, atau akankah Pajari dan Solberg mencuri gelar di detik-detik terakhir? Semua akan terjawab di lintasan kerikil Sardinia.

Jari-Matti Latvala bersama pembalap Toyota
Jari-Matti Latvala kembali memimpin Toyota di Rally Sardinia (Foto: Toyota Gazoo Racing)

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU