Esapekka Lappi dan Enni Malkonen memastikan gelar juara reli Finlandia di Kitee pada Sabtu lalu. Pasangan ini tampil tanpa cela, memenangkan seluruh delapan stage dengan catatan waktu tercepat.
Sejak stage pembuka, Lappi langsung mengambil inisiatif. Meski sempat memantau kondisi dan laju rival, ia kemudian meningkatkan ritme secara signifikan. Hasilnya, setiap stage yang dilalui selalu menjadi milik mereka.
Keunggulan akhir atas Patrick Enok dari Estonia mencapai 24,3 detik. Kemenangan dominan ini sekaligus mengunci gelar juara Finlandia untuk kedua kalinya secara beruntun bagi Lappi dan Malkonen.

Musim ini, mereka juga menang di Mikkeli, Rovaniemi, dan Riihimaki. Satu kali finis kedua di Jyvaskyla serta insiden di Imatra tak menghalangi langkah mereka. Empat kemenangan dan satu podium kedua sudah cukup untuk mengamankan gelar kelas SM1 sebelum putaran pamungkas.
“Meski pencapaian ini tidak sebanding dengan menjuarai WRC, kami tidak pernah datang ke reli ini untuk main-main. Kami selalu tampil untuk menang dan menganggapnya serius,” ujar Lappi.
“Tentu saja banyak yang berekspektasi kami bisa mengamankan gelar ini, tapi segalanya bisa terjadi. Seiring bertambahnya usia, kecepatan mungkin menurun. Namun kami masih bisa memberi perlawanan ketat kepada pembalap muda,” tambahnya.
Bagi Lappi, gelar ini menjadi yang ketiga sepanjang kariernya setelah sebelumnya menang pada 2012 dan musim lalu. “Hari ini luar biasa, rutenya mungkin yang paling keren yang pernah saya lalui di kejuaraan Finlandia. Tidak ada waktu bosan di dalam mobil karena kami harus terus mengemudi. Menjadi tercepat di setiap stage adalah mahkota yang manis untuk merayakan gelar ini,” pungkasnya.
Kini perhatian mereka beralih ke putaran final di Porvoo. Dengan gelar sudah di tangan, Lappi dipastikan tampil tanpa beban dan berpeluang menutup musim dengan kemenangan lainnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!