SPONSORED

Kimi Antonelli: Kunci Kenaikan Levelnya di F1 2026

Notifikasi
0
Kimi Antonelli: Kunci Kenaikan Levelnya di F1 2026 TO NEWS OVERVIEW
Kimi Antonelli: Kunci Kenaikan Levelnya di F1 2026

Andrea Kimi Antonelli telah berubah drastis. Dari rookie yang kesulitan di musim 2025, kini ia memuncaki klasemen F1 2026 dengan enam kemenangan dalam sebelas balapan. Bradley Lord, wakil prinsipal tim Mercedes, membuka tabir di balik transformasi ini.

Lord menegaskan bahwa lonjakan performa Antonelli bukan kebetulan. "Kami menandatangani Kimi karena percaya pada potensinya," ujarnya. "Tapi melihat pembalap di musim keduanya tampil konsisten dengan kematangan tenang itu sangat mengesankan."

Salah satu kunci utama adalah bagaimana Antonelli belajar dari musim debutnya yang sulit. "Melalui musim pertama yang berat, dia seolah menyelesaikan pembelajaran beberapa musim dalam satu tahun, dan itu terkonsolidasi selama musim dingin," jelas Lord. "Faktor reset regulasi baru juga membantu, karena semua pembalap berada di kurva belajar yang curam."

Montoya: Hamilton Won't Win 8th Title Despite Ferrari Form
Read AlsoMontoya: Hamilton Won't Win 8th Title Despite Ferrari Form

Mentalitas Antonelli juga menjadi sorotan. "Kepercayaan dirinya tumbuh dari akhir pekan ke akhir pekan, tapi tidak berlebihan," kata Lord. "Dia tetap membumi, dijaga oleh keluarga dan tim. Anda bisa melihat keyakinan diri itu tumbuh, dan itu luar biasa."

ADVERTISEMENT

Lord juga menyoroti momen penting di sekitar GP Baku 2025, ketika Antonelli memutuskan untuk meningkatkan intensitas kerja dengan insinyur balapnya, Peter Bonnington, dan tim. "Itu reset yang berguna. Dia melihat peluang dan mengambilnya dengan kedua tangan," ungkap Lord.

Strategi Mercedes melindungi Antonelli dari tekanan media dan beban berlebih juga berperan. "Kami sangat hati-hati mengelola pengenalannya ke F1, agar tidak kelebihan beban dengan komitmen pemasaran atau PR," kata Lord. "Kami selalu bilang, 'Kami tidak bisa membuatmu lebih cepat dengan hal-hal ini, tapi jika salah, kami bisa memperlambatmu'."

Namun, Lord menolak anggapan bahwa Antonelli lebih adaptif daripada George Russell. "Tidak, saya tidak berpikir salah satu dari mereka kaku. Kemampuan beradaptasi adalah kekuatan utama setiap pembalap top, dan keduanya memilikinya," tegasnya. "Kimi berhasil menyederhanakan banyak hal, fokus pada esensi, dan itu memberi ruang bagi insinyur untuk mengoptimalkan set-up."

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU