Pekan balap Formula 1 di Autodromo Hermanos Rodriguez menghadirkan ujian terberat bagi Kimi Antonelli. Di tengah ambisinya mengunci gelar juara dunia Formula 1 musim 2026 yang sudah di depan mata, pembalap muda asal Italia ini harus berjuang melawan kondisi fisik yang melemah akibat demam tinggi yang juga sempat menimpa Valtteri Bottas jelang sesi latihan bebas pembuka akhir pekan ini.
Situasi pelik tersebut membuat Antonelli harus absen dari kewajiban media pada hari Kamis sebelum akhirnya kembali ke kokpit mobil untuk menjalani rangkaian sesi latihan hingga kualifikasi. Meskipun sempat mengalami kendala fisik dan rasa tegang yang luar biasa di garasi, ia sukses mengamankan posisi start keempat di grid balapan utama hari Minggu, menempatkannya pada jalur yang sangat kompetitif untuk mengunci titel bersejarah.
Tekanan psikologis turut memperberat langkah sang pembalap muda menjelang penentuan gelar yang hanya membutuhkan tambahan dua poin saja. Di luar urusan teknis lintasan, ia mengaku kesulitan meredam kebisingan opini publik yang terus mendengungkan kepastian gelar juaranya, sementara ia sendiri berjuang keras untuk tetap fokus pada aspek performa mobil di atas aspal sirkuit Meksiko yang menantang.

"Saya merasa sangat lelah sejujurnya; saya masih belum pulih sepenuhnya," ungkap Antonelli kepada Motorsport Week usai merampungkan sesi kualifikasi yang ketat dan sempat diwarnai drama Liam Lawson. "Ini bukan akhir pekan yang mudah bagi saya, dan tentu saja saya sedikit lebih tegang dari biasanya, terutama ketika Anda terus mendengar hal yang sama di mana pun Anda berada setiap waktu, dan orang-orang mengatakan kepada saya bahwa gelar juara sudah selesai."
Lebih lanjut, pembalap andalan tim Mercedes ini menjelaskan bahwa ia sempat merasa cukup nyaman pada sesi Q2 menggunakan ban bekas. Kendati demikian, ia mengakui kesulitan mencari traksi optimal saat memasang set ban baru di fase penentuan Q3, yang membuatnya harus puas memulai balapan dari baris kedua di samping para pesaing ketatnya seperti George Russell.
"Mengetahui diri saya sendiri, saya telah mencoba memblokir kebisingan ini semaksimal mungkin, tetapi itu tidak mudah," tambahnya. "Tentu saja, saya sedikit lebih tegang hari ini, tetapi saya merasa lumayan di Q2, terutama pada ban bekas. Kemudian di Q3 pada ban baru, saya kesulitan menyatukan catatan waktu lap, hanya untuk mencari grip. Tetapi saya merasa kami memiliki peluang bagus besok, masih di posisi keempat, dan kami menghemat satu set ban baru, jadi semoga kami bisa memanfaatkannya untuk maju ke depan."
Untuk mengatasi masalah energi yang terkuras habis akibat virus dan kurang tidur selama beberapa hari terakhir, sang calon juara dunia termuda ini menyiapkan strategi pemulihan khusus malam ini demi menghadapi ketegangan balapan penentuan di Autodromo Hermanos Rodriguez. "Sekarang saya merasa baik-baik saja, hanya kekurangan energi," ujar pembalap Mercedes tersebut sambil menegaskan rencananya untuk beristirahat total. "Saya merasa cukup lelah, jadi sangat penting untuk mencoba tidur dengan nyenyak, karena saya belum tidur nyenyak beberapa hari ini, dan semoga besok saya memiliki lebih banyak energi."



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!