Jon Armstrong siap menghadapi lompatan besar ke wilayah yang belum pernah ia jamah. Reli Paraguay, yang menjadi putaran pertama dari dua seri beruntun Kejuaraan Reli Dunia (WRC) di Amerika Selatan, akan menjadi debut perdananya di benua tersebut. Pembalap asal Irlandia itu mengaku segala sesuatunya terasa asing, mulai dari karakter jalanan hingga budaya yang sama sekali berbeda.
Dalam sesi pramusim, Armstrong mencoba membandingkan medan Paraguay dengan reli lain yang pernah ia taklukkan. Namun, ia dengan jujur menyebut bahwa tidak ada yang benar-benar mirip. "Dari yang kami lihat, ini terlihat sangat berbeda dengan apa pun yang pernah kami lakukan. Perbandingan yang mungkin bisa saya buat hanya Kenya, meski saya tetap pikir ini akan jauh berbeda," ujarnya. Ia menambahkan bahwa aliran jalanan di Paraguay memiliki kemiripan dengan Kenya, dengan banyaknya trek lurus dan permukaan yang bergelombang.
Permukaan tanah di Paraguay juga menjadi perhatian tersendiri bagi Jon Armstrong. Menurutnya, aspal atau tanah yang tampak berlumpur dan mengilap saat kering bisa berubah menjadi sangat licin jika hujan turun. "Kalau kondisinya basah, saya pikir ini bisa menjadi sangat licin. Jadi ini jelas tantangan yang berbeda," katanya. Ia pun menegaskan bahwa target utamanya adalah melakukan riset sebanyak mungkin sebelum memulai reli.

Strategi Armstrong untuk akhir pekan ini sederhana: tampil bersih, terutama pada leg pembuka Jumat. Pendekatan itu memang sudah menjadi pola timnya belakangan ini. "Itu sudah menjadi pendekatan kami akhir-akhir ini—mencoba tampil bersih di hari Jumat dan menempatkan diri di posisi bagus untuk sisa akhir pekan," jelasnya. Ia juga tidak berani memprediksi kecepatannya, tetapi yakin jika mampu melewati akhir pekan tanpa insiden, hasil positif akan mengikuti.
Bagi Armstrong, reli ini bukan sekadar ujian teknis, melainkan juga pengalaman budaya yang besar. "Ini juga akan menjadi pengalaman besar bagi saya karena ini reli pertama saya di Amerika Selatan. Saya belum pernah reli di Amerika Utara atau Selatan sebelumnya, jadi ini akan menjadi perubahan besar dalam hal budaya dan keseluruhan pengalaman," pungkasnya. Dengan segala ketidakpastian yang ada, Armstrong tampak siap menulis babak baru dalam kariernya di panggung WRC.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!