Christian Horner secara mengejutkan menyatakan keterbukaan untuk bergabung dengan Ferrari, bahkan tanpa memiliki saham di tim Maranello. Dalam wawancara dengan The Times, mantan team principal Red Bull itu mengungkapkan bahwa Ferrari adalah satu-satunya tim yang membuatnya mau kembali ke pit wall tanpa syarat kepemilikan saham.
Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi tentang masa depan Frederic Vasseur di Ferrari. Tim Italia tersebut belum meraih podium dalam empat grand prix terakhir, memicu ketidakpastian di kursi kepemimpinan. Horner, yang meninggalkan Red Bull 14 bulan lalu, selama ini dikaitkan dengan Ferrari namun selalu tersandung isu permintaan saham.
“Saya selalu menjadi karyawan biasa, saya menghabiskan 21 tahun di pit wall dan tidak perlu kembali ke sana. Pada titik ini dalam hidup saya, hanya ada satu tim yang saya akan terima tanpa memiliki saham,” ujar Horner. “Ferrari adalah merek terpenting di Formula 1. Itu adalah mimpi. Dan bisa dibilang mereka adalah raksasa yang tertidur di F1.”

Rekam jejak Horner bersama Red Bull memang mengesankan: 124 kemenangan grand prix, enam gelar konstruktor (2010, 2011, 2012, 2013, 2022, 2023), dan delapan gelar pembalap (2010-2013 bersama Sebastian Vettel, 2021-2024 bersama Max Verstappen). Pencapaian itu membuatnya menjadi salah satu manajer paling sukses dalam sejarah F1 modern.
Horner juga menyindir rival abadinya, Toto Wolff: “Saya merasa masih ada satu tarian lagi. Dan Toto perlu rambutnya diacak-acak.” Komentar ini menambah bumbu persaingan antara kedua tokoh yang pernah mendominasi era hibrida.
Jika Horner benar-benar bergabung dengan Ferrari, dinamika kekuatan di paddock bisa berubah drastis. Ferrari tengah berjuang mengejar Red Bull dan Mercedes, dan kehadiran sosok seperti Horner bisa menjadi katalis yang mereka butuhkan. Namun, apakah Ferrari akan merespons sinyal ini? Waktu yang akan menjawab.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!