Lewis Hamilton menyampaikan penghormatan emosional kepada anjingnya, Roscoe, tepat satu tahun setelah kepergian sahabat setianya itu. Dalam unggahan di media sosial, pembalap Ferrari tersebut berbagi kenangan dan rasa syukur atas waktu yang mereka habiskan bersama. "Sudah satu tahun sejak Roscoe pergi," tulisnya. "Hidup tanpa sahabat terbaikku sangat berat, dan tidak ada satu hari pun aku tidak berharap dia ada di sisiku."
Roscoe, bulldog Inggris yang menjadi ikon paddock Formula 1, meninggal pada 28 September 2025 setelah sempat koma akibat pneumonia. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi Hamilton, tetapi juga bagi para penggemar yang mengenalnya sebagai sosok ramah yang sering terlihat di area tim. "Aku memikirkan dia dan Coco setiap hari," lanjut Hamilton. "Meski sedih, aku sangat bersyukur pernah memiliki mereka dalam hidupku."
Selama bertahun-tahun, Roscoe menjadi pemandangan akrab di paddock F1. Pada 2013, mantan CEO F1 Bernie Ecclestone bahkan memberinya akses resmi paddock, menjadikannya anjing pertama yang menerima kehormatan tersebut. Roscoe sering terlihat di motorhome tim dan berbagai platform media F1, menjadikannya favorit di kalangan penggemar dan personel paddock. Kehadirannya selalu berhasil mencairkan suasana di tengah ketegangan balapan.

Hamilton juga mengungkapkan betapa dukungan dari penggemar sangat berarti baginya saat Roscoe pergi. "Sungguh menakjubkan melihat dukungan dari begitu banyak orang di seluruh dunia, dan luar biasa melihat betapa Roscoe menyentuh hati banyak orang," ujarnya menjelang Grand Prix Singapura tahun lalu. "Pesan-pesan baik yang kuterima sangat menguatkan. Siapa pun yang pernah kehilangan hewan peliharaan pasti tahu betapa menyakitkannya. Aku membaca bahwa duka adalah bentuk cinta terakhir, dan aku benar-benar merasakannya."
Roscoe bukan sekadar hewan peliharaan; ia adalah bagian dari perjalanan Hamilton di dunia balap. Dari trek ke trek, Roscoe sering menemani Hamilton, menjadi teman setia di tengah jadwal yang padat. Kepergiannya meninggalkan lubang di hati Hamilton, namun kenangan indah tentangnya akan selalu hidup. "Hari ini, aku melihat foto-foto dan video ini, tertawa dan tersenyum lebar, mengingat momen-momen itu," kata Hamilton. "Terima kasih untuk semua cinta dan dukungan. Beristirahatlah dengan tenang, sobat. Aku akan selalu mencintaimu."
Kisah Roscoe juga menyoroti sisi humanis dari seorang juara dunia tujuh kali. Di tengah tekanan kompetisi F1, Hamilton menunjukkan bahwa ikatan dengan hewan peliharaan bisa menjadi sumber kekuatan dan kebahagiaan. Penggemar pun terus mengenang Roscoe melalui berbagai unggahan dan pesan duka, membuktikan bahwa warisannya tidak akan pernah terlupakan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!