SPONSORED

Gonzalez Akui Blunder Silverstone: Rayakan Kemenangan Sebelum Balapan Usai

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Gonzalez Akui Blunder Silverstone: Rayakan Kemenangan Sebelum Balapan Usai TO NEWS OVERVIEW
Manuel Gonzalez | foto© Intact GP

Manuel Gonzalez mengaku bingung saat merayakan kemenangan di Moto2 Silverstone, Minggu (11/8/2026). Pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP itu mengira balapan sudah usai satu lap lebih cepat, padahal masih ada satu putaran tersisa. Akibatnya, ia kehilangan momentum dan finis di posisi ke-14.

Gonzalez memulai balapan dengan target bertarung di depan, namun kesulitan di awal lantaran harus beradaptasi dengan kecepatan grup. Manuel Gonzalez mengakui ritmenya kurang greget saat berada di belakang pembalap lain, berbeda dengan saat ia melaju sendirian sepanjang akhir pekan.

“Balapan berjalan sesuai perkiraan, tapi sejujurnya saya pikir akan lebih cepat di awal. Beberapa lap pertama sulit saat mengikuti pembalap lain. Akhir pekan ini saya hanya melaju sendirian, jadi berada di grup terasa sangat berbeda,” ujarnya.

Gonzalez Admits Silverstone Blunder: Celebrated Win Before Race Ended
Read AlsoGonzalez Admits Silverstone Blunder: Celebrated Win Before Race Ended

Seiring berjalannya balapan, Gonzalez mulai menemukan ritme. Ia semakin nyaman dan mampu bersaing di barisan terdepan menjelang lap-lap akhir. Namun, kebingungan muncul saat mencoba membaca papan informasi ronde di lintasan lurus. Ia tak melihatnya, lalu mengandalkan dashboard yang ternyata menyesatkan.

ADVERTISEMENT

“Saya pikir itu lap terakhir, jadi saya menyalip Dani (Holgado) di sektor akhir dengan pengereman sangat telat. Dia juga bertahan keras,” kata Gonzalez.

Saat melintasi garis start-finis, Gonzalez mulai merayakan meski tak yakin balapan benar-benar usai. Ia tetap menekan gas, tetapi momen itu justru dimanfaatkan rival untuk menyalip. Daniel Holgado bersenggolan dengan motornya, merusak area sproket belakang dan knalpot Kalex miliknya.

“Sialnya, Dani mengenai sproket dan knalpot. Di lap terakhir saya tak bisa bersaing lagi,” jelas Gonzalez.

ADVERTISEMENT

Meski kecewa, Gonzalez mencoba melihat sisi positif. Ia merasa tim dan dirinya telah tampil kuat, bahkan sempat berpeluang menang. “Saya tidak kecewa, justru bangga dengan performa kami secara keseluruhan. Tapi saya merasa bersalah pada tim karena membuat kesalahan di finis,” tutupnya.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU