George Russell memulai musim F1 2026 dengan gemilang, menang dominan di Australia dan naik podium di China. Namun, performanya meredup sepanjang paruh pertama musim, sementara rekan setimnya di Mercedes, Kimi Antonelli, justru tampil trengginas dengan lima kemenangan dari 11 seri awal.
Kegagalan mesin saat memimpin di Kanada dan insiden lap pertama di Spa bersama Lewis Hamilton menambah derita. Di Hungaria, masalah anti-stall membuatnya terlempar ke posisi belakang. Alhasil, Russell tertinggal 59 poin dari Antonelli di klasemen, dengan 11 balapan tersisa.
Menariknya, mayoritas fans masih percaya pada peluang Russell. Jajak pendapat RacingNews365 menunjukkan 62 persen responden meyakini ia masih punya kans, meski 45 persen di antaranya menganggap peluang itu “semakin menipis”. Sebanyak 37 persen lainnya menilai peluangnya sudah tertutup.

Angka-angka ini memperlihatkan kualitas Russell yang tak pernah diragukan, meski hasil di trek tidak berpihak. Tekanan kini berada di pundaknya untuk membuktikan diri di paruh kedua musim. Jika mampu bangkit, ia bisa kembali ke jalur juara, tetapi setiap kesalahan kecil akan semakin mempersempit ruang geraknya.
Mercedes sendiri diuntungkan dengan dua pembalap yang saling mendorong. Situasi ini mengingatkan pada era persaingan internal Lewis Hamilton dan Nico Rosberg. Akankah Russell meniru comeback Rosberg? Atau Antonelli akan terus menjauh? Balapan demi balapan akan menjawabnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!