Formula E dipastikan akan mendapat perhatian besar dari paddock Formula 1 pada Monaco E-Prix akhir pekan ini setelah CEO Formula E, Jeff Dodds, mengungkap sejumlah pembalap F1 akan hadir khusus untuk melihat langsung mobil Gen4 baru.
Mobil Gen4 Formula E dijadwalkan menjalani public running pertama pada Minggu pagi di Circuit de Monaco dengan mantan pembalap F1 David Coulthard berada di balik kemudi. Kehadiran mobil generasi baru tersebut langsung memicu ketertarikan besar karena performanya disebut mendekati level Formula 1 modern.
Gen4 akan menggunakan sistem penggerak empat roda permanen dan menghasilkan tenaga hingga 815 hp. Mobil ini juga diklaim mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 1,8 detik dengan kecepatan puncak mencapai 335 km/jam. Dengan peningkatan performa tersebut, gap lap time antara Formula E dan Formula 1 di Monaco diperkirakan turun menjadi kurang dari lima detik.

Dalam kondisi basah, Formula E bahkan disebut memiliki peluang realistis untuk mencatat waktu lap lebih cepat dibanding Formula 1. Faktor itu muncul karena karakter akselerasi instan motor listrik dan sistem all-wheel drive baru yang memberikan traksi jauh lebih kuat dibanding generasi sebelumnya.
"Akan ada banyak pembalap Formula 1 di sini akhir pekan ini karena mereka meminta kami menjaga mereka selama event berlangsung, dan tentu kami akan melakukannya," ujar Dodds kepada RacingNews365.
"Semua pembalap yang berbicara dengan saya selalu bertanya, 'Kami bisa melihat mobil Gen4, kan?' Mereka semua sangat penasaran," lanjutnya.
Dodds juga mengungkap bahwa ia menghabiskan waktu cukup lama berbincang dengan pembalap Haas F1 Team, Oliver Bearman, serta adiknya Thomas Bearman. Menurut Dodds, Bearman menunjukkan pengetahuan mendalam bukan hanya soal sejarah Formula 1, tetapi juga perkembangan teknis Formula E.
Dari sisi teknis, Gen4 dipandang sebagai lompatan terbesar dalam sejarah Formula E sejak kategori tersebut pertama kali diperkenalkan. Penggunaan all-wheel drive permanen diperkirakan akan mengubah total karakter pengereman, distribusi energi, hingga manajemen ban dalam balapan Formula E.
Selain performa murni, peningkatan efisiensi aerodinamika dan sistem regenerasi energi juga disebut menjadi faktor utama yang membuat Gen4 semakin mendekati level Formula 1 di sirkuit jalan raya seperti Monaco. Situasi ini mulai mengubah persepsi paddock F1 terhadap Formula E yang sebelumnya lebih dipandang sebagai kategori alternatif dibanding kompetitor teknologi utama.
Dengan tingginya perhatian dari pembalap Formula 1, Monaco E-Prix akhir pekan ini diperkirakan menjadi momen penting bagi Formula E untuk memperlihatkan arah masa depan kategori balap listrik tersebut. Public debut Gen4 juga dipandang sebagai salah satu presentasi teknis paling penting dalam sejarah modern Formula E.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!