Konstelasi persaingan gelar juara dunia Formula 2 musim kompetisi 2026 mengalami perubahan radikal pasca-balapan utama (Feature Race) di Sirkuit Barcelona-Catalunya. Sesi penentuan poin penuh di Spanyol tersebut ditutup dengan drama regulasi yang mematalkan pergeseran takhta di puncak klasemen pembalap. Pembalap muda binaan Alpine junior yang membela panji MP Motorsport, Gabriele Mini, secara resmi mengambil alih status sebagai pimpinan klasemen sementara setelah rival utamanya dijatuhi sanksi disiplin oleh pengawas balapan.
Pada awalnya, pembalap Campos Racing, Nikola Tsolov, merayakan keberhasilan finis di posisi kedua yang sempat melambungkannya ke puncak klasemen murni pada seri kelima musim ini. Namun, kegembiraan skuad asal Spanyol tersebut langsung sirna setelah investigasi pasca-balapan membuktikan Tsolov bersalah karena keluar dari batas lintasan dan mendapatkan keuntungan sirkuit (*going off track and gaining an advantage*). Sanksi penalti waktu lima detik murni menjatuhkan posisi finis Tsolov dari urutan kedua menuju peringkat keempat, sebuah degradasi mekanis yang mengembalikan Mini ke puncak klasifikasi dengan keunggulan margin enam poin bersih.
Gabriele Mini kini memimpin klasemen dengan koleksi 86 poin murni, disusul oleh Nikola Tsolov yang tertahan di peringkat kedua dengan akumulasi 80 poin. Sementara itu, posisi ketiga di tabel kejuaraan diamankan oleh pembalap Invicta Racing, Rafael Camara, yang sukses mengonversi posisi pole menjadi kemenangan absolut demi menjaga asa mengawinkan gelar juara beruntun F3 dan F2. Posisi empat besar klasemen ditutup oleh pembalap Rodin Motorsport, Alex Dunne, yang mengoleksi 67 poin setelah berhasil mengamankan podium ketiga di Barcelona.

Evaluasi data balapan di Barcelona juga mencatatkan torehan poin perdana bagi pembalap Trident, John Bennett, yang finis di urutan ketujuh dan berhak atas ekstra poin putaran tercepat (*fastest lap*). Hasil ini membuat Bennett mengemas 7 poin di klasemen, sekaligus meninggalkan pembalap Van Amersfoort Racing, Rafael Villagomez, sebagai satu-satunya pembalap reguler yang belum memecahkan telur skor di kolom klasemen musim ini.
Dampak dari intervensi penalti Tsolov juga merevisi perolehan poin pada kejuaraan dunia konstruktor (Teams' Championship). Campos Racing terpaksa kehilangan enam poin berharga akibat kecerobohan pembalapnya, namun mereka masih kokoh di puncak klasemen tim dengan torehan 134 poin murni. Skuad Rodin Motorsport membayangi di tempat kedua dengan defisit 28 poin, disusul ketat oleh MP Motorsport di urutan ketiga dengan 98 poin. Sementara itu, garasi Trident sukses menyamakan kedudukan poin mekanis dengan tim Hitech di posisi ketujuh, di mana kedua tim kini sama-sama mengemas 50 poin untuk menghadapi seri balap berikutnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!