Adrien Fourmaux punya satu misi besar sebelum era mobil Rally1 resmi pensiun. Pebalap Hyundai asal Prancis itu mengaku ingin meraih setidaknya satu kemenangan di ajang WRC sebelum regulasi baru datang tahun depan.
“Saya punya satu target. Saya ingin setidaknya satu menang dengan mobil ini sebelum era Rally1 berakhir,” ujar Fourmaux kepada RallyJournal, seperti dikutip Sportrik. Meski sadar kemenangan tak bisa dipaksakan, Fourmaux tetap bertekad mencoba maksimal di sisa musim.
Sisa musim ini memang tidak banyak. Hanya tiga atau empat ronde yang tersisa, tergantung apakah final musim di Arab Saudi jadi digelar. Peluang memang terbatas, tapi Fourmaux merasa mobil Rally1 saat ini masih menyimpan potensi besar.

“Saya menikmatinya. Kadang saya sedikit marah karena dari segi kecepatan, rasanya kami bisa lebih baik lagi. Tapi secara keseluruhan, mengendarai mobil ini benar-benar fantastis,” katanya. Pekan lalu di Finlandia, ia mengaku menikmati akhir pekan yang luar biasa, termasuk di power stage terakhir.
Perasaan hangat itu campur dengan kesadaran bahwa mobil-mobil Rally1 akan segera menjadi sejarah. Regulasi baru WRC27 akan menghadirkan mobil yang lebih dekat secara teknis dengan Rally2, dengan tenaga lebih kecil dan biaya lebih hemat. Bagi Fourmaux, momen perpisahan ini terasa manis sekaligus pahit.
Di tengah transisi besar itu, WRC juga mendapat promotor baru. Eric Boullier, mantan bos Formula 1, resmi ditunjuk sebagai CEO baru selama Rally Finlandia. Fourmaux menyambut positif perubahan ini, dengan satu harapan besar.
“Saya sangat berharap mereka bisa meningkatkan pemasaran dan visibilitas kejuaraan. Saya pikir di situlah kita paling tertinggal. Masalahnya bukan pada mobil atau regulasi olahraga,” tegasnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada promotor lama dan menyambut hangat yang baru.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!