Formula E membuka peluang menarik untuk menghadirkan Max Verstappen dalam sesi tes privat mobil Gen4 terbaru mereka. CEO Formula E, Jeff Dodds, mengaku sangat tertarik mendengar langsung penilaian Verstappen terhadap generasi mobil listrik terbaru yang diklaim memiliki akselerasi lebih cepat dibanding mobil Formula 1.
Nama Verstappen sebelumnya sempat menjadi sorotan dalam diskusi Formula E saat tes pramusim Formula 1 di Bahrain pada Februari lalu. Juara dunia empat kali tersebut mengkritik karakter mobil Formula 1 generasi terbaru dengan menyebutnya sebagai “Formula E versi steroid” karena meningkatnya ketergantungan terhadap tenaga listrik dalam regulasi power unit baru.
Kritik Verstappen terhadap arah teknis Formula 1 terus berlanjut sepanjang awal musim 2026, khususnya terkait deployment energi dan karakter pengelolaan baterai pada regulasi baru. Situasi tersebut bahkan memunculkan spekulasi mengenai masa depan Verstappen di Formula 1, meski sejumlah pihak termasuk Jos Verstappen dan Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem meragukan kemungkinan dirinya meninggalkan F1 dalam waktu dekat.

Dodds menjelaskan Formula E melihat peluang besar apabila Verstappen bersedia mencoba mobil Gen4 secara langsung. Menurutnya, karakter mobil Formula E generasi terbaru menawarkan pengalaman yang sangat berbeda dibanding mobil Formula 1 modern.
“Max belum pernah mengendarai mobil yang mampu berakselerasi 30 persen lebih cepat dibanding mobil Formula 1 miliknya dengan sistem penggerak empat roda permanen. Mobil ini sangat berbeda karena tidak memiliki perpindahan gigi dan tenaga listrik diberikan secara instan,” ujar Dodds.
Mobil Gen4 Formula E memang dirancang menjadi lompatan teknologi terbesar dalam sejarah kategori tersebut. Selain sistem all-wheel drive permanen, performa akselerasi mobil baru disebut semakin mendekati level Formula 1. Formula E juga terus berupaya mempersempit selisih lap time terhadap F1 untuk meningkatkan daya tarik kompetisinya.
Dodds menilai Verstappen sebagai salah satu talenta generasi terbaik di motorsport modern sehingga feedback dari pembalap Red Bull Racing tersebut akan sangat berharga bagi pengembangan Formula E. Meski belum ada rencana resmi terkait tes tersebut, Formula E secara terbuka menunjukkan ketertarikannya untuk melibatkan Verstappen dalam pengembangan mobil Gen4.
CEO Formula E itu juga menyoroti semakin dekatnya hubungan teknis antara Formula E dan Formula 1. Saat ini, banyak pembalap Formula E turut bekerja dengan tim Formula 1 dalam berbagai peran seperti simulator, pengembangan mobil, hingga konsultasi pengelolaan sistem elektrik.
Menurut Dodds, meningkatnya diskusi mengenai tantangan mengendarai mobil listrik, manajemen energi, dan teknik balap Formula E justru membantu memperbesar perhatian publik terhadap kejuaraan tersebut. Dengan perkembangan teknologi Gen4 dan meningkatnya keterkaitan teknis dengan Formula 1, Formula E kini semakin agresif memperkuat posisinya dalam lanskap motorsport global modern.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!