SPONSORED

Formula 1 Gelontorkan Rp49 Miliar Demi Beasiswa Teknik Hingga 2029

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Formula 1 Gelontorkan Rp49 Miliar Demi Beasiswa Teknik Hingga 2029
TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Lewis Hamilton bersama Formula 1 resmi mengumumkan investasi dana sebesar £2,4 juta atau setara dengan Rp49 miliar untuk memperpanjang program beasiswa teknik hingga tahun akademik 2028/2029. Komitmen finansial jangka panjang ini diiringi dengan perilisan Laporan Dampak Sosial pertama secara menyeluruh bagi kejuaraan dunia balap jet darat, yang dirancang khusus untuk mendobrak batasan aksesibilitas bagi kelompok minoritas yang kurang terwakili di industri motorsport.

Berdasarkan laporan resmi yang dirangkum sepanjang tahun 2025, inisiatif pendidikan, STEM, dan program penjangkauan komunitas ini telah sukses menjangkau lebih dari 500.000 generasi muda yang tersebar di 71 negara berbeda di seluruh dunia. Angka masif tersebut merupakan akumulasi kontribusi langsung dari pihak Formula 1, FIA, kesepuluh tim peserta grid, serta 24 promotor balapan yang bahu-membahu memperkuat pilar keberagaman global.

Fondasi utama program beasiswa ini berakar dari rekomendasi strategis Komisi Hamilton yang didirikan oleh juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton bersama Royal Academy of Engineering pada 2021 silam. Sejak pertama kali digulirkan, program tersebut telah memberikan bantuan penuh meliputi biaya kuliah, akomodasi hidup, serta penempatan magang profesional di markas tim-tim Formula 1 kepada 48 mahasiswa berprestasi dari latar belakang rentan.

F1 2026 Sao Paulo GP Analysis: Physical Demands and Technical Characteristics of Interlagos
Read AlsoF1 2026 Sao Paulo GP Analysis: Physical Demands and Technical Characteristics of Interlagos

Presiden dan CEO Formula 1, Stefano Domenicali, menegaskan bahwa kejuaraan ini memiliki daya pikat luar biasa untuk menginspirasi publik luas. Formula 1 ingin memastikan bahwa setiap individu, tanpa memandang latar belakang sosial, memiliki keyakinan penuh bahwa pintu karier di dunia balap terbuka lebar bagi siapa saja yang memiliki kompetensi mumpuni.

ADVERTISEMENT

Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian laporan sosial tersebut serta keberlanjutan suntikan dana beasiswa. Menurutnya, dunia balap tidak sekadar menyuguhkan tontonan adu kecepatan di atas aspal lintasan, melainkan memikul tanggung jawab moral besar untuk mentransformasikan kehidupan masyarakat luas serta melahirkan talenta-talenta teknik cemerlang di masa depan.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU