SPONSORED

FIA Umumkan Heat Hazard untuk F1 Bahrain GP di Malaysia

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
FIA Umumkan Heat Hazard untuk F1 Bahrain GP di Malaysia
TO NEWS OVERVIEW
FIA Umumkan Heat Hazard untuk F1 Bahrain GP di Malaysia

FIA resmi menetapkan status heat hazard untuk Formula 1 Bahrain Grand Prix yang akan digelar di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, akhir pekan ini. Keputusan ini diambil menyusul prakiraan suhu yang mencapai awal 30-an derajat Celsius, disertai kelembapan tinggi dan peluang hujan sepanjang akhir pekan balapan.

Dengan adanya status ini, tim diwajibkan memasang komponen Driver Cooling System pada mobil. Pembalap dapat memilih untuk mengenakan rompi pendingin khusus selama balapan, namun jika memilih tidak, mereka harus menambahkan pemberat tambahan untuk mengompensasi bobot ekstra dari sistem tersebut. Regulasi ini mulai berlaku ketika suhu diprediksi melebihi 31°C pada titik mana pun dalam balapan, seperti yang terjadi di Austria dan Italia tahun ini.

Ini menjadi balapan ketiga pada musim 2026 yang mendapat status heat hazard. Sirkuit Sepang dikenal sebagai salah satu trek paling menantang secara fisik. Kombinasi lintasan lurus panjang, tikungan cepat, dan zona pengereman berat dengan iklim tropis Malaysia menciptakan tantangan signifikan bagi para pembalap.

Ryanair Takes Cheeky Dig at Lance Stroll After Aston Martin Deal
Read AlsoRyanair Takes Cheeky Dig at Lance Stroll After Aston Martin Deal

Beberapa pembalap, termasuk Max Verstappen dan Lewis Hamilton, sebelumnya menyatakan bahwa rompi pendingin opsional tersebut tidak perlu dan kurang efektif untuk jarak balapan penuh. Meski demikian, FIA tetap mengambil langkah preventif demi keselamatan.

ADVERTISEMENT

Keputusan ini juga mempertimbangkan aspek teknis dan strategi. Dengan tambahan bobot dari sistem pendingin atau pemberat, keseimbangan mobil bisa terpengaruh, sehingga tim harus menyesuaikan setelan. Manajemen ban juga menjadi lebih krusial mengingat suhu trek yang tinggi dapat mempercepat degradasi.

Persaingan di Bahrain GP kali ini diprediksi semakin ketat dengan kondisi cuaca ekstrem. Tim-tim seperti Ferrari dan Mercedes harus cermat dalam mengatur strategi pit stop dan pendinginan mesin. Sementara itu, para pembalap dituntut untuk menjaga kebugaran ekstra.

Dengan status heat hazard yang resmi, FIA menegaskan komitmennya terhadap keselamatan pembalap tanpa mengorbankan kompetisi. Kini tinggal bagaimana tim dan pembalap beradaptasi dengan kondisi yang ada.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU