SPONSORED

Ferrari: Vasseur sotto pressione, Horner si offre per il 2026

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Ferrari: Vasseur sotto pressione, Horner si offre per il 2026
TO NEWS OVERVIEW
Ferrari: Vasseur sotto pressione, Horner si offre per il 2026

Christian Horner kembali membuat paddock Formula 1 bergetar. Mantan bos Red Bull itu secara terbuka menyatakan siap melepas ambisi sahamnya demi membesut Ferrari, dan pernyataan tersebut langsung memicu spekulasi liar jelang Grand Prix Azerbaijan di Baku. Di Maranello, tekanan terhadap Frederic Vasseur pun kian terasa.

Media Italia ramai-ramai membahas dampak wawancara Horner kepada The Times. Giorgio Terruzzi, dalam kolomnya di Corriere della Sera, menilai atmosfer di sekitar Cavallino Rampante tetap "gelisah" dan kata-kata Horner "telah membuat semua orang terkejut". Terruzzi melihat pesan itu diarahkan langsung kepada John Elkann, sosok yang disebut-sebut lama mengagumi Horner, sekaligus upaya memancing dialog yang belum tentu ada.

Leo Turrini dari Quotidiano Sportivo lebih blak-blakan. Ia menyamakan situasi ini dengan kasus Jurgen Klopp yang langsung ditawari kontrak saat menganggur, dan mempertanyakan mengapa Ferrari tidak bergerak cepat untuk Horner. Turrini menyebut posisi Vasseur "di ujung tanduk" dan menggambarkan opsi Horner berseragam merah sebagai hal yang menggoda.

Verstappen: Baku Was Red Bull's Best Chance, But We Messed Up
Read AlsoVerstappen: Baku Was Red Bull's Best Chance, But We Messed Up

Namun Fulvio Solms dari Corriere dello Sport membaca sinyal berbeda. Menurutnya, pernyataan Horner justru menunjukkan kelemahan dan membuktikan bahwa kedua pihak tidak sedang menjalin komunikasi. Jika ada pembicaraan aktif, Horner akan memilih diam dan tak terlihat. Solms juga mengingatkan bahwa pada 2025 Ferrari pernah memberi sinyal tegas untuk menghentikan rumor yang dimuat Bild, tetapi kali ini belum ada bantahan resmi dari Maranello.

ADVERTISEMENT
Frederic Vasseur dan Christian Horner di paddock F1
Frederic Vasseur masih memimpin Ferrari dengan kontrak hingga akhir 2027.

Yang jelas, Vasseur tidak berada di kursi panas tanpa perlindungan. Kontraknya bersama Ferrari baru berakhir pada akhir 2027, dan memutus kerja sama lebih awal akan memakan biaya besar. Ini menjadi tameng sementara bagi pria Prancis tersebut, meski hasil di lintasan tetap menjadi penentu utama.

Di sisi lain, kepindahan Horner ke Ferrari bukan perkara sederhana. Ia dikenal sebagai figur sentral di Red Bull selama bertahun-tahun, dan membawa kultur kerja yang sangat khas. Bergabung dengan tim yang sedang dalam transisi menuju era regulasi baru 2026 menuntut adaptasi cepat, belum lagi dinamika internal yang sudah terbentuk di bawah Vasseur.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada komentar resmi dari Ferrari maupun Vasseur. Paddock Baku memang sedang panas, tetapi apakah panas ini akan membakar kursi Vasseur atau justru mereda setelah bendera finis dikibarkan, hanya waktu yang bisa menjawab. Satu hal yang pasti: di Formula 1, pepatah "jangan pernah bilang tidak pernah" selalu berlaku.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU