SPONSORED

Ferrari Mulai Kehilangan Arah di F1 2026

Notifikasi
Sportrik Media
Sportrik Media
0
Ferrari Mulai Kehilangan Arah di F1 2026 TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Ferrari menghadapi tekanan besar pada awal Formula 1 2026 setelah tertinggal 70 poin dari Mercedes hanya dalam empat grand prix pertama musim ini. Meski masih berada di posisi kedua klasemen konstruktor dengan 110 poin, situasi internal Ferrari dinilai jauh lebih mengkhawatirkan dibanding posisi mereka di tabel.

Mercedes langsung membuka jarak signifikan dengan total 180 poin, sementara McLaren mulai mendekat dengan 94 poin dan berpotensi menekan Ferrari dalam beberapa seri berikutnya. Pada saat bersamaan, performa Ferrari masih terlihat sangat tidak konsisten dari satu balapan ke balapan lain.

Charles Leclerc sempat memberikan hasil positif melalui podium di Australia dan Jepang. Namun momentum tersebut terganggu di Miami setelah pembalap Monako itu melakukan spin ketika sedang berada dalam perebutan podium sebelum akhirnya terkena penalti 20 detik akibat pelanggaran track limits dan turun ke posisi kedelapan.

Lawson Reveals Racing Bulls Crisis in Miami
Read AlsoLawson Reveals Racing Bulls Crisis in Miami

Sementara itu, adaptasi Lewis Hamilton bersama Ferrari juga masih jauh dari ideal. Juara dunia tujuh kali tersebut memang membuka musim dengan podium di Melbourne, tetapi sejak itu terus mengalami kesulitan memahami karakter SF-26 secara konsisten.

ADVERTISEMENT

Grand Prix Miami menjadi salah satu akhir pekan paling sulit bagi Hamilton setelah insiden awal dengan Franco Colapinto membuat mobilnya mengalami kerusakan sepanjang balapan. Hamilton akhirnya hanya mampu finis keenam dalam kondisi performa yang tidak optimal.

Dari sisi teknis, SF-26 sebenarnya masih menunjukkan potensi kompetitif dalam kondisi tertentu, terutama pada single-lap pace dan sektor berkecepatan tinggi. Namun Ferrari belum mampu menemukan keseimbangan setup yang stabil untuk berbagai karakter sirkuit serta kondisi ban yang berubah sepanjang akhir pekan.

Masalah konsistensi juga terlihat dari kesulitan Ferrari menjaga performa antara qualifying, Sprint, dan grand prix utama. Dalam beberapa balapan, Ferrari tampil cepat pada satu sesi tetapi langsung kehilangan ritme pada fase balapan panjang akibat degradasi ban dan ketidakseimbangan aerodinamika.

ADVERTISEMENT

Secara statistik, Ferrari kini tertinggal hampir 39 persen dalam akumulasi poin dibanding Mercedes. Gap tersebut menjadi alarm serius mengingat musim baru memasuki empat putaran dan rival utama mereka sudah mulai membangun momentum stabil.

Situasi Ferrari sedikit terbantu oleh awal musim buruk Red Bull Racing, yang baru mengumpulkan 30 poin akibat masalah performa dan reliabilitas. Namun kondisi itu justru membuat pertarungan melawan Mercedes dan McLaren menjadi semakin penting dalam perebutan arah pengembangan musim ini.

Tim principal Fred Vasseur kini menghadapi tekanan besar untuk mempercepat paket upgrade Ferrari sebelum gap performa semakin melebar. Ferrari diketahui tengah menyiapkan fase pengembangan besar dalam beberapa seri mendatang untuk memperbaiki area aerodinamika dan stabilitas rear-end SF-26.

ADVERTISEMENT

Dari perspektif kejuaraan, Ferrari sebenarnya masih memiliki cukup waktu secara matematis. Namun dengan Mercedes mulai tampil dominan dan McLaren terus berkembang cepat, margin kesalahan Ferrari kini semakin kecil memasuki fase krusial awal musim Formula 1 2026.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU