Akhir pekan balap yang awalnya menjanjikan di Autodromo Hermanos Rodriguez berubah menjadi mimpi buruk bagi Fernando Alonso. Pembalap veteran asal Spanyol itu secara terbuka mengungkapkan rasa frustrasinya yang luar biasa setelah kembali mengalami hasil minor pada sesi kualifikasi Formula 1 Grand Prix Meksiko 2026.
Masalah bagi skuad Aston Martin sebenarnya sudah terdeteksi sejak sesi latihan bebas pertama hari Jumat. Ketika pembalap cadangan Jak Crawford mengambil alih kemudi AMR-26, mobil tersebut justru mengalami kerusakan mesin di tengah sirkuit. Insiden dini di markas Silverstone ini langsung menjadi pertanda buruk bagi ambisi tim di dataran tinggi Meksiko.
Kendala teknis tersebut berlanjut hingga sesi kualifikasi hari Sabtu. Mantan juara dunia itu terpaksa mengakhiri sesi lebih cepat di Q1 akibat kegagalan unit daya pada mobilnya. Padahal, ritme awal menunjukkan secercah harapan ketika ia sempat mencatatkan waktu kompetitif di sesi latihan bebas sebelumnya, yang membuka peluang tipis untuk menembus posisi sepuluh besar.

Selepas sesi kualifikasi, peraih dua gelar juara dunia itu tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya kepada awak media termasuk Motorsport Week. Ia menilai bahwa hasil terpuruk ini merupakan cerminan utuh dari perjalanan buruk tim sepanjang musim kompetisi tahun ini. Tanpa daya cengkeram yang memadai dan kendala reliabilitas, peluang untuk melakukan pemulihan saat balapan utama hari Minggu menjadi sangat tipis.
Dengan posisi start di barisan belakang, peluang peraih nomor mobil #14 itu untuk merangsek ke zona poin nyaris tertutup rapat. Mengingat kesulitan menguntit mobil di depan dalam sirkuit berkarakteristik unik ini, ia bahkan sempat melontarkan candaan bernada sarkas untuk langsung terbang menuju seri berikutnya di Brasil.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!