Formula 1, Sportrik Media - Fernando Alonso menyebut contoh kebangkitan McLaren musim 2023 sebagai referensi realistis bagi Aston Martin setelah awal sulit mereka pada fase awal F1 2026.
Mobil AMR26 milik Aston Martin nyaris absen sepanjang shakedown Barcelona sebelum akhirnya turun pada akhir hari keempat dan menyelesaikan 61 lap pada hari kelima. Permasalahan berlanjut pada tes resmi pramusim di Bahrain yang diawasi FIA, di mana tim hanya membukukan total 203 lap — 67 lap lebih sedikit dibandingkan Mercedes sebagai tim terdekat di atasnya. Alonso sendiri hanya turun pada hari kedua dan mencatat 98 lap, sehingga total jarak tempuhnya dalam dua dari tiga tes mencapai 159 lap.
Sebagai perbandingan, Oscar Piastri menyelesaikan 153 lap seorang diri pada hari terakhir pengujian Bahrain, sementara dua pembalap McLaren masing-masing mencatat 207 lap — empat lap lebih banyak dari total Aston Martin. Perbedaan volume data tersebut menegaskan ketertinggalan awal tim berbasis Silverstone menjelang pembuka musim.
Meski diprediksi memulai musim dari posisi kurang menguntungkan, Alonso menilai perubahan regulasi selalu membuka peluang dinamika performa sepanjang musim, mengacu pada pengalaman McLaren 2023 dengan MCL60 yang awalnya bermasalah pada area lantai. Restrukturisasi teknis termasuk pergantian direktur teknis memicu paket pembaruan besar yang diterapkan secara bertahap dan mengubah performa tim di paruh kedua musim.
“Saya tidak tahu siapa yang di depan sekarang dan siapa yang di belakang, tetapi tim-tim teratas biasanya selalu memiliki sedikit keunggulan karena sistem mereka sudah berjalan mulus,” ujar Alonso.
“Tim-tim yang lebih kecil harus berkembang langkah demi langkah, dan regulasi baru selalu memberi kesempatan untuk kejutan.”
“Saya tidak tahu siapa yang akan menjadi kejutan itu, tetapi mungkin salah satu tim teratas tidak akan secepat yang kita kira, dan beberapa tim papan tengah akan sedikit lebih cepat dari perkiraan.”
“Dalam kasus kami, bahkan jika kami memulai dengan lambat, kami bisa berkembang. Kita lihat saja.”
Alonso juga mengingat bagaimana McLaren yang tertinggal satu lap pada seri pembuka Bahrain 2023 mampu bertransformasi menjadi penantang podium dan pole position setelah serangkaian pembaruan besar pada pertengahan musim. Bagi Aston Martin, dinamika regulasi 2026 berpotensi menghadirkan ruang pemulihan serupa, dengan fokus kini tertuju pada peningkatan sistem dan konsistensi sebelum memasuki fase kompetitif penuh.



Discussion (0)
Please login to join the discussion.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!