Ada angin segar sekaligus tanda tanya besar di paddock Formula 1. Liberty Media dikabarkan telah menyiapkan 'Plan B' untuk memulai musim 2027, jika konflik di Teluk Persia masih berkecamuk hingga tahun depan. Ini bukan sekadar skenario biasa; ini tentang bagaimana F1 menjaga ritme kalender di tengah ketidakpastian geopolitik yang bisa mengubah peta balapan secara drastis.
Di sisi lain, perseteruan verbal antara dua tim papan atas kembali memanas. Andrea Stella, team principal McLaren, menanggapi keluhan Toto Wolff soal budget cap dengan nada tegas. Stella mengingatkan bahwa semua tim telah mendapat tambahan 3 juta dolar untuk musim 2026, sebagai kompensasi penyesuaian regulasi. Sebuah peringatan halus bahwa keluhan itu mungkin berlebihan.
Sementara itu, Lando Norris mulai menunjukkan mentalitas juara. Setelah serangkaian performa impresif, pembalap McLaren itu kini berbicara dengan percaya diri yang berbeda—bukan sekadar optimisme, melainkan keyakinan yang lahir dari kecepatan dan konsistensi di trek.

Kabar dari MotoGP: Colapinto, Hadjar, dan Aragon
Berpindah ke MotoGP, Franco Colapinto resmi memperpanjang kontrak dengan Alpine untuk 2027. Sementara itu, Isack Hadjar mendapat 'nasihat spesial' dari Marc Marquez tentang bagaimana menghadapi cedera pergelangan tangan—sebuah bimbingan yang mungkin tak ternilai harganya.
Marquez sendiri berbicara terbuka tentang peluangnya di Aragon, tanpa pretatika. Jorge Martin, rivalnya, bahkan menyebut bahwa bisa bertarung dengan Marquez akhir pekan ini saja sudah merupakan hasil yang bagus. Di sisi lain, Marco Bezzecchi masih berjuang dengan masalah fisik yang membatasi performanya. Kabar ini dirangkum dalam episode terbaru podcast WarmUp dari FormulaPassion.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!