SPONSORED

Verstappen Dapat Pengingat Realitas F1 dari Mantan Pembalap

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Verstappen Dapat Pengingat Realitas F1 dari Mantan Pembalap TO NEWS OVERVIEW
Verstappen Dapat Pengingat Realitas F1 dari Mantan Pembalap

Max Verstappen tengah menjalani musim 2026 yang penuh tekanan bersama Red Bull. Empat gelar juara dunia tidak otomatis membuat segalanya mulus—justru di sinilah ujian sesungguhnya dimulai.

Mantan pembalap Formula 1, Stefan Johansson, mengingatkan bahwa realitas olahraga ini tidak pernah berubah: untuk menjadi juara dunia, Anda harus punya mobil tercepat. “Saya bisa memahami frustrasinya,” ujar Johansson kepada situs resmi F1. “Jika Anda tidak punya mobil, Anda tidak akan menang. Tidak pernah ada juara dunia yang tidak memiliki mobil terbaik. Itulah kenyataannya.”

Verstappen memang masih tampil impresif, tetapi Max Verstappen belum merasakan kemenangan dalam 11 balapan pertama musim ini. Empat podium dan 109 poin sudah dia kumpulkan, tapi itu jauh dari standar yang biasa dia tetapkan. Red Bull Racing kini hanya memiliki mobil tercepat keempat di grid, tertinggal dari Mercedes, Ferrari, dan McLaren.

How a Failed 2024 Upgrade Set Up Racing Bulls' 2026 Success
Read AlsoHow a Failed 2024 Upgrade Set Up Racing Bulls' 2026 Success

Masalah keandalan juga menghantui transisi Red Bull menjadi pabrikan mesin sendiri. Kegagalan power unit dan sayap belakang sempat terjadi, membuat pengembangan RB22 berjalan tidak mulus. Namun, ada tanda-tanda perbaikan: gap ke Mercedes yang sempat lebih dari satu detik kini menyusut menjadi hanya beberapa persepuluh detik.

ADVERTISEMENT

Johansson menilai Verstappen tetap “luar biasa” dan “menciptakan keajaiban” hampir di setiap balapan. Meski demikian, musim tanpa kemenangan bukanlah hal baru bagi pembalap Belanda itu. Pada 2017, dia sempat mengalami paceklik kemenangan di pertengahan musim sebelum akhirnya menang di Malaysia dan Meksiko.

Kontrak Verstappen dengan Red Bull memang berlaku hingga 2028, tetapi ada klausul keluar yang bisa dia aktifkan di akhir musim ini. “Saya yakin dia tidak akan kekurangan opsi,” kata Johansson. “Semua tim pasti menginginkannya.”

Dengan sirkuit Sepang kembali ke kalender, mampukah Verstappen mengulang sejarah 2017? Atau justru tekanan semakin besar? Musim ini masih panjang, dan Red Bull jelas punya pekerjaan rumah besar.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU