Sesi latihan pembuka Formula 1 di Autodromo Hermanos Rodriguez menjadi saksi bisu ketika Lewis Hamilton secara khusus memanfaatkan waktu krusial tersebut untuk menjalankan serangkaian eksperimen aerodinamika pada mobil Ferrari miliknya. Pendekatan agresif ini dilakukan menyusul pernyataan sang juara dunia tujuh kali yang menegaskan bahwa ia memperlakukan sisa balapan musim ini layaknya serangkaian balapan uji coba demi mendorong pabrikan asal Maranello tersebut membangun paket mobil yang kompetitif untuk memperebutkan gelar juara musim depan.
Ketika lampu hijau menyala tanda dimulainya FP1, mobil SF-26 milik pembalap asal Inggris tersebut tampak dipasangi perangkat aero rake berukuran masif di bagian depan kendaraan. Pemasangan instrumen pencatat data ini bukan tanpa alasan, mengingat pada Grand Prix Amerika Serikat sebelumnya, ia sempat mengeluhkan masalah understeer parah akibat kesalahan penentuan set-up yang membuatnya harus puas finis di posisi keempat.
Keputusan untuk memfokuskan sesi latihan demi kepentingan riset jangka panjang ini juga memberikan jawaban mengapa skuad Kuda Jingkrak menjadi satu-satunya kontestan di grid yang tidak menurunkan pembalap muda atau debutan pada sesi latihan pertama di Meksiko. Reporter pitlane Sky Sports F1, Ted Kravitz, mengungkapkan bahwa sang pembalap memang secara spesifik meminta waktu untuk melakukan pengujian mendalam pada area krusial yang selama ini menjadi kendala utamanya.

Berkenaan dengan jalannya program pengumpulan data tersebut, pengamat balap Bernie Collins menjelaskan secara teknis mengenai perangkat yang terpasang di sekitar roda depan mobil merah tersebut. Menurutnya, aero rake besar yang diletakkan tepat di belakang ban depan dirancang khusus untuk mengukur aliran udara yang mengalir dari sayap depan, melewati komponen suspensi dan wishbone, hingga ke saluran rem dan area ban.
Collins menambahkan bahwa data empiris dari perangkat tersebut sangat krusial untuk menemukan diskrepansi antara data terkomputerisasi di garasi dengan umpan balik langsung yang dirasakan oleh pembalap di atas lintasan. Meskipun sirkuit Meksiko memiliki karakteristik udara yang lebih tipis akibat faktor ketinggian, data aliran udara dari sisi ke sisi tikungan tetap memberikan informasi yang sangat berharga bagi insinyur untuk memahami perilaku ujung depan mobil Ferrari secara utuh.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!