Momen yang ditunggu akhirnya tiba. Setelah jeda hampir sebulan sejak putaran ganda di Tokyo, para pembalap Formula E siap turun di sirkuit ExCel London untuk double-header penutup musim 2025/2026. Ini bukan sekadar balapan biasa; akhir pekan ini akan menentukan juara dunia Pembalap dan Tim, sekaligus menjadi perpisahan yang emosional dengan era GEN3 sebelum mobil GEN4 hadir musim depan.
Salah satu sorotan utama adalah balapan terakhir Lucas Di Grassi di ajang ini. Pembalap asal Brasil itu akan mengucapkan selamat tinggal, sementara Porsche turun dengan livery spesial untuk merayakan 75 tahun kiprahnya di dunia balap. Nuansa nostalgia memang kental, tapi yang lebih panas adalah persaingan gelar yang masih terbuka lebar.
Hingga sembilan pembalap masih punya peluang matematis menjadi juara. Jake Dennis memimpin klasemen dengan keunggulan tipis dua poin atas Mitch Evans, sementara Pascal Wehrlein tertinggal lima poin. Di belakang mereka, Oliver Rowland selaku juara bertahan masih berpeluang meski tertinggal 14 poin, diikuti Edoardo Mortara, Antonio Felix da Costa, Nick Cassidy, Nico Muller, dan Nyck de Vries yang butuh hasil sempurna plus keberuntungan.

Di kelas tim, Jaguar memimpin dan hanya unggul 14 poin dari Porsche, yang sudah memastikan gelar konstruktor. Andretti, Mahindra, dan Citroen juga masih berpeluang secara matematis, meski butuh keajaiban. Dengan format dua balapan, segalanya bisa terjadi di sirkuit dalam ruangan yang terkenal sempit dan menuntut strategi cermat.
Untuk siaran, sesi latihan bebas akan ditayangkan gratis di aplikasi resmi Formula E serta kanal YouTube dan Facebook. Kualifikasi tetap bisa disaksikan di Sportmediaset.it, sementara balapan utama akan tayang di Italia 1 dan Mediaset Infinity. Jadi, siapkan camilan dan catat waktunya—akhir pekan ini bisa menjadi salah satu penutup musim paling dramatis dalam sejarah Formula E.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!