Jack Doohan tidak pernah menyembunyikan ambisinya sejak musim panas lalu: kembali menjadi pembalap utama Formula 1 pada musim 2027. Bagi pebalap Australia berusia 23 tahun itu, kesempatan bersama Haas adalah jalan untuk menebus pengalaman pahitnya bersama Alpine di awal 2025 dan membuktikan kapasitasnya yang sesungguhnya.
Langkah awal menuju target itu bisa terwujud setelah Grand Prix Spanyol di Madrid. Tim asal Amerika Serikat tersebut memutuskan bertahan di Spanyol seusai balapan untuk memberi Doohan kesempatan menjalani sesi uji coba privat di sirkuit Jerez de la Frontera. Tes bertajuk TPC (Test Previous Cars) itu akan menjadi panggung baginya untuk bersaing dengan kandidat lain yang juga mengincar kursi balap Haas musim depan.
Persaingan memang ketat. Selain Doohan, ada Ryo Hirakawa, rekan sesama pebalap cadangan Haas asal Jepang yang juga akan hadir di Spanyol. Kemudian ada Rafael Camara, pebalap Brasil yang sudah pernah menjajal mobil Ferrari dalam sesi tes dan merupakan andalan akademi pebalap tim asal Maranello itu. Tak ketinggalan Leonardo Fornaroli, yang juga telah menjalani uji coba perdana bersama McLaren di Portimao.

Dengan posisi Esteban Ocon yang belum pasti sebagai tandem Oliver Bearman, peluang Doohan untuk naik kelas semakin terbuka. Tes di Jerez bukan sekadar formalitas, melainkan ajang pembuktian bahwa dirinya layak kembali duduk di kursi balap F1.
Dilansir dari FormulaPassion, keputusan Haas untuk menggelar tes privat ini menunjukkan keseriusan mereka dalam mengevaluasi opsi pembalap untuk musim 2027. Dengan persaingan yang semakin sengit, performa Doohan di Jerez akan menjadi sorotan utama para pengamat dan penggemar.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!