Musim kompetisi World Supersport 2026 memang menjadi perjalanan yang sangat menantang bagi Dominique Aegerter, namun sang pembalap asal Swiss tersebut menolak untuk menyerah begitu saja di penghujung musim. Setelah berjuang keras menemukan set-up terbaik di atas motor Kawasaki ZX-6R 636, peningkatan performa yang signifikan akhirnya benar-benar terlihat nyata di sesi penentuan grid.
Meskipun masa depannya bersama pabrikan asal Jepang tersebut dipastikan tidak akan berlanjut untuk musim mendatang, kerja keras yang konsisten di balik layar mulai membuahkan hasil positif di lintasan balap. Setelah menunjukkan progres menjanjikan dalam beberapa seri sebelumnya di Cremona serta Estoril, puncaknya terjadi pada sesi Superpole di Sirkuit Jerez.
Dalam sesi kualifikasi krusial tersebut, pembalap berpengalaman yang kini berusia 36 tahun ini berhasil memacu kendaraannya dengan sangat kompetitif hingga mengamankan posisi start keempat. Capaian impresif ini sekaligus menandai momen pertama kalinya bagi sang juara dunia Supersport dua kali tersebut untuk menembus barisan start kedua pada musim balap 2026.

Rasa lega dan antusiasme tentu tidak dapat disembunyikan oleh sang pembalap setelah berhasil menuntaskan sesi kualifikasi dengan catatan waktu yang memuaskan. "Ein wirklich positiver Tag," ungkap Aegerter menggambarkan kelegaannya, seraya menegaskan bahwa hasil ini membuktikan kerja keras tanpa henti dari seluruh kru tim.
Dengan mengamankan posisi start di barisan depan pada balapan hari Sabtu, momentum kebangkitan ini diharapkan mampu membuka jalan bagi hasil akhir yang manis. Penampilan kompetitif di Jerez tentu menjadi modal penting bagi sang pembalap untuk menarik perhatian tim-tim lain dalam bursa transfer pebalap menuju musim 2027.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!